, ,

Pertamina Segera Lakukan Investigasi Kebakaran di Plumpang

Posted by

Jakarta, Petrominer – Pertamina memastikan akan segera melakukan investigasi penyebab kejadian kebakaran di Terminal BBM Plumpang, Jakarta. Pertamina pun telah berkoordinasi intens dengan aparat hukum serta membentuk tim gabungan.

Menurut Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, investigasi ini dilakukan agar insiden serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Terkait estimasi kerugian, masih dalam proses evaluasi bersamaan dengan investigasi.

“Hasil investigasi akan menjadi dokumen pendukung aksi tindak lanjut Pertamina dalam mengevaluasi seluruh aset demi penataan yang lebih baik. Tujuannya agar masyarakat aman, operasi aman,” ungkap Nicke dalam jumpa pers usai menjenguh korban kebakaran yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Sabtu (4/3).

Saat ini, tercatat 9 orang pasien dengan status rawat inap di fasilitas Burn RSPP dan 1 orang sedang dalam perawatan intensif di ICU. Selebihnya sebanyak 11 orang pasien dirawat di ruang biasa.

Pertamina memastikan operasional Terminal BBM Plumpang telah berjalan normal hingga saat ini. Dengan begitu, suplai BBM dan LPG tetap terjaga. Demi menjaga kestabilan suplai, pasokan BBM dan LPG juga dikerahkan dari terminal terdekat.

“Dipastikan SPBU tidak ada antrian, jadi tidak perlu ada panic buying. Stok BBM di Jakarta, Banten dan Jawa Barat tersedia cukup,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Nicke juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama para pihak dalam penanganan kejadian.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, Kapolri, Panglima, Menteri BUMN, dan Dirjen ESDM. Juga kepada Pak Wapres yang telah memberikan atensi besar untuk warga terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) sudah menurunkan tim dan melakukan inspeksi di lokasi kebakaran. Ditjen Migas akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari root causes kejadian kebakaran guna perbaikan ke depannya. Secara pararel, Pertamina juga diminta melakukan analisa risiko terhadap seluruh fasilitas yang dimiliki.

“Kami meminta Pertamina melakukan analisa risiko terhadap seluruh fasilitas yang dimiliki,” ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi.

Terkait penanganan korban, Kementerian ESDM terus mendorong Pertamina dalam penanganan korban kebakaran dengan memberikan jaminan penggantian seluruh biaya perawatan di rumah sakit. Kementerian ESDM sepenuhnya mendukung Pertamina dalam memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran meninjau langsung lokasi insiden kebakaran di wilayah TBBM Pertamina Plumpang, Sabtu (4/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *