, ,

MedcoEnergi Terus Dukung Target Produksi Migas Nasional

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Medco Energi Internasional Tbk melalui unit usaha eksplorasi dan produksi minyak dan gas terus berkomitmen meningkatkan produksinya. Produksi migas pada periode sembilan bulan tahun 2022 mencapai 161 ribu boepd (barrel oil eqivalent per day) naik 73 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Direktur Utama Medco E&P Indonesia (Medco E&P), Ronald Gunawan, menyebutkan akuisisi Corridor PSC dan pengembangan proyek gas baru di lapangan Hiu, Malong dan Belida di South Natuna Sea Block B PSC mendukung pencapaian tersebut.

“Integrasi menyeluruh Corridor PSC ke dalam organisasi MedcoEnergi telah selesai pertengahan tahun  lalu. Tentunya ini menambah produksi migas MedcoEnergi,” ujar Ronald dalam Diskusi bersama Wartawan Media Nasional, Kamis (9/2).

Kegiatan yang bertemakan “MedcoEnergi’s Role in the Dynamics of Oil & Gas Investment in Indonesia” ini dibuka oleh Plt. Kadiv Prokom SKK Migas, Mohammad Kemal, dan hadir sebagai narasumber lain Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro.

Dalam upaya mendukung target 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD gas pada tahun 2030, menurut Ronald, membutuhkan investasi besar dan keseriusan semua pihak. Medco E&P sebagai perusahaan migas terkemuka di Asia Tenggara, siap mendukung target Pemerintah.

“Perusahaan telah melakukan investasi berkesinambungan dengan menerapkan Operational Excellence dan berkomitmen terhadap standar lingkungan, sosial dan kepatuhan (ESG),” paparnya.

Dalam diskusi ini, Komaidi mengatakan SKK Migas dan Medco E&P perlu menyadari peran penting kestabilan politik menjelang Pemilu melalui pemberitaan yang berimbang oleh media dalam mendukung kelancaran investasi dan operasi.

“Oleh karena itu, pemberitaan obyektif rekan media selama ini yang membantu menciptakan situasi kondusif di industri hulu migas sangatlah diapresiasi,” tegasnya.

Sementara Kemal menyampaikan harapannya agar sinergi antara KKKS, media massa dengan SKK Migas dapat terus dipertahankan.

“Sinergi ini dapat membantu KKKS dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi di industri hulu migas bagi negara. Apabila masyarakat menyadarinya, diharapkan permasalahan gangguan sosial dalam beroperasi di berbagai wilayah operasi terus berkurang.” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *