, ,

Tingkatkan Akurasi Layanan, PLN Implementasikan Smart Meter

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) akan segera mengimplementasikan smart meter untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan. Hal ini tercermin melalui langkah PLN yang bakal mengembangkan layanan Advanced Metering Infrastructure (AMI) guna meningkatkan akurasi tagihan listrik pada pencatatan meter dalam setiap transaksi energi listrik.

Layanan ini bakal melengkapi digitalisasi pelayanan pada sisi pelanggan dan juga menjadi bagian dari terobosan Smart Grid. Sebelumnya, PLN telah dan terus mendorong transformasi secara digital mulai dari sisi pembangkitan, transmisi dan distribusi.

“Dalam dua setengah tahun terakhir, PLN terus melakukan Inovasi, Transformasi dan Efisiensi berbasis digital. Jadi selama itu, PLN telah bekerja keras untuk mengimplementasikan smart meter dalam rangka transformasi sebagai pilar penting Smart Grid,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Jum’at (24/12).

Untuk mewujudkan pilar Smart Grid, PLN tidak sendirian. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga telah melakukan studi bersama, mulai dari kampus, industri, manufaktur, dan lain-lain. PLN telah membangun kerja sama dengan kementerian, pemerintah daerah, dan asosiasi.

Kehadiran Smart Grid merupakan komitmen PLN untuk menjaga kehandalan sistem jaringan dan infrastruktur kelistrikan di tengah pemulihan ekonomi nasional.

“Ini juga menjadi salah satu wujud konkret transformasi perusahaan yang kami lakukan. Kami melakukan terobosan melalui Smart Grid sehingga bisa memberikan pasokan yang lebih baik kepada seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

Smart meter merupakan perangkat elektronik yang memiliki kemampuan untuk melacak dan mencatat penggunaan listrik yang terhubung di rumah pelanggan. Dengan menggunakan smart meter, pencatatan konsumsi listrik secara otomatis dan kemudian mengirimkan data tersebut ke PLN.

Untuk mempercepat implementasi Smart Meter, PLN bersama State Grid Corporate of China (SGCC) telah menandatangani kontrak Pengadaan Managed Services (Sewa Beli) AMI di Jakarta, Kamis (22/12).

Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka pengembangan smart meter berbasis teknologi AMI untuk menghadirkan sistem jaringan listrik yang canggih dan akurat.

Darmawan berharap dengan adanya kerja sama ini maka pengembangan smart meter berbasis AMI bisa meningkatkan akurasi tagihan listrik dan hasil baca meter. Dengan adanya improvement ini, maka bisa memberikan efisiensi bagi PLN dan ketepatan bagi pelanggan.

“Kami akan menjadi lebih akuntabel, di mana kualitas dan kuantitas data yang diterima melalui teknologi ini juga akan semakin terjamin sehingga ke depan akan semakin efisien,” tambah Darmawan.

President of State Grid Corporate of China, Zhang Zhigang, mendukung penuh langkah PLN dalam berkembang ke dalam transisi energi. Dia mengakui bahwa dalam transformasi energi dan transisi energi dibutuhkan sistem jaringan berbasis digital sehingga lebih efisien dan akuntabel.

“Kerja sama ini sangat baik untuk memperkuat ketahanan energi kedua negara. Saya percaya bahwa kerja sama yang sukses akan semakin meningkatkan kesuksesan kedua perusahaan ke depan,” ujar Zhang Zhigang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *