Singapura, Petrominer – Mitsubishi Power telah menerima pesanan unit pembangkit listrik 55 megawatt (MW) yang terdiri dari turbin uap, generator, dan peralatan terkait untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).
Kontrak turnkey untuk pengembangan PLTP di Sumatera Selatan itu akan dilakukan bersama dengan Mitsubishi Corporation, perusahaan konstruksi Tiongkok SEPCO III Electric Power Construction Co., Ltd. (SEPCO III), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Operasi komersial pembangkit listrik berbasis energi terbarukan itu dijadwalkan akan dimulai tahun 2024 mendatang.
“Indonesia memiliki potensi tenaga panas bumi terbesar kedua di dunia, dan ini sebuah kehormatan bagi kami untuk turut serta dalam mendukung pembangkit listrik di Indonesia yang memanfaatkan potensi besar ini. Mulai dari PLTP Darajat, PLTP Kamojang di Jawa Barat dan sekarang PLTP Lumut Balai II. Kami merasa terhormat karena dipilih sebagai mitra tepercaya PGE untuk menyediakan listrik yang aman dan berkelanjutan ke jutaan orang di seluruh negeri, dan mewujudkan target energi terbarukan Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Mitsubishi Power Indonesia, Kazuki Ishikura, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Jum’at (15/2).
Kasuki menjelaskan, Mitsubishi Power akan bertanggung jawab atas desain dasar fasilitas PLTP, dan akan memasok turbin uap, generator, dan peralatan aksesori utama lainnya. Dengan memanfaatkan keahlian teknis dan pengetahuannya yang diperoleh dari pengalaman selama puluhan tahun sebagai kontraktor EPC, Mitsubishi Power juga akan mengirimkan teknisi guna memberikan panduan untuk pemasangan dan operasi uji coba.
Selama ini, Mitsubishi Power telah memberikan solusi komprehensif untuk sistem tenaga termal dan panas bumi. Terlibat dalam desain, manufaktur, dan konstruksi pembangkit secara terintegrasi guna memastikan pembangkit-pembangkit tersebut menghasilkan output maksimal.
“Mitsubishi Power adalah pemimpin industri dalam pembangkit listrik tenaga panas bumi, dengan menawarkan sistem dengan output mulai dari 100 kW hingga 160 MW. Perusahaan telah memasok lebih dari 100 unit turbin uap panas bumi dengan total kapasitas pembangkit 3.200 MW ke 13 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dan juga memiliki kapasitas fasilitas pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia,” ungkapnya.
Ke depannya, Mitsubishi Power akan terus secara aktif mengejar proyek peralatan dan fasilitas pembangkit listrik tenaga panas bumi di pasar dunia, dan mempercepat dekarbonisasi energi menuju masa depan nol karbon.









Tinggalkan Balasan