Cikarang, Petrominer – Kepercayaan diri dan sikap optimistis para pelaku industri otomotif terhadap iklim usaha yang kondusif di Indonesia ditandai dengan terus meningkatnya investasi, baik untuk membangun pabrik maupun perluasan usaha. Seperti dilakukan PT Piaggio Indonesia, produsen sepeda motor Italia resmi di Indonesia.
Melalui pabriknya di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Piaggio telah memulai produksi Vespa LX dengan kapasitas awal 10.000 unit per tahun. Tidak hanya itu, Piaggio juga mengenalkan Vespa Batik, sebagai hasil perpaduan teknologi Italia serta kearifan lokal Indonesia.
“Peresmian hari ini sangat monumental, dimulai sejak peletakan batu pertama pada 9 November 2021. Kini kita saksikan fasilitas produksi telah dimulai operasional komersialnya dengan kapasitas produksi awal 10.000 unit per tahun,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat peresmian pabrik Piaggio Indonesia sekaligus line-off produk pertama Vespa LX di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Rabu (23/11).
Menurut Agus, fasilitas Piaggio Group di lahan seluas enam hektare tersebut dibangun cukup cepat dan saat ini telah memasuki fase komersial. Dia pun menyampaikan apresiasi atas investasi baru, pembukaan lapangan kerja, peningkatan produksi kendaraan roda dua, serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri dengan pembukaan pabrik baru tersebut.
Menperin berharap, peresmian pabrik dan line-off perdana ini menjadi tonggak baru peningkatan kerja sama Indonesia dan Italia. Pendirian pabrik dan produksi Vespa oleh Piaggio Indonesia menjadi contoh gambaran kondisi sektor industri yang saat ini optimis dan terus berkembang.
“Peresmian ini menjadi bukti industri terus berekspansi dan berkontribusi tehadap perekonomi Indonesia,” ungkapnya.
Pemerintah melalui Kementeriaun Perindustrian berkomitmen tinggi mendukung Piaggio Group di Indonesia. Dukungan tersebut dalam bentuk tax allowance kepada perusahaan. Piaggio Indonesia pun diminta untuk terus mendorong peningkatan penggunaan komponen lokal, khususnya komponen produksi Industri Kecil Menengah (IKM).
“Kami mengharapkan Piaggio Indonesia dapat mendukung IKM komponen masuk ke dalam global supply chain Piaggio serta mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” ujar Menperin.
Lebih lanjut, dia menyatakan mendukung Piaggio Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas produksinya, memperbanyak pengenalan line up kendaraan produksi dalam negeri, dan pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan basis ekspor.
Dalam peresmian pabrik tersebut, Piaggio Indonesia juga mengenalkan Vespa Batik, hasil perpaduan teknologi Italia serta kearifan lokal Indonesia. Hal ini menunjukkan, Piaggio memproduksi kendaraan dengan penuh perhatian, termasuk dalam hal mendesain produknya.
“Vespa Batik special edition mewakili paduan yang membanggakan antara ikon budaya Italia yang terkenal dan warisan kesenian Indonesia, serta menyimbolkan komitmen terhadap pasar Indonesia,” ucap Agus.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Executive of Product and Global Strategy Piaggio Group, Michele Colaninno, menyampaikan bahwa pembukaan pabrik Piaggio Indonesia menjadi tonggak pencapaian dalam melanjutkan visi Piaggio Group, memprioritaskan komitmen yang berpusat pada pelanggan di seluruh dunia dan juga di Asia. Pabrik tersebut mulai beroperasi dengan memproduksi skuter Vespa, serta merek dan produk lain dari Piaggio Group di masa mendatang.
“Layaknya semua fasilitas manufaktur Piaggio Group, pabrik baru ini telah memenuhi standardisasi pabrik global Piaggio di seluruh dunia,” jelas Michele.
Sementara Country Head Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dan jajaran kementerian terkait, khususnya Kementerian Perindustrian, dalam upayanya melayani pelanggan di Indonesia. Saat ini, Piaggio Group menyiapkan fase investasi selanjutnya untuk terus dapat beroperasi di Indonesia.
“Kami optimistis pabrik baru Piaggio Group di Indonesia, akan terus berkontribusi menyediakan solusi mobilitas premium Italia seraya memberikan pengalaman gaya hidup yang unik ke industri otomotif Indonesia,” ujar Marco.









Tinggalkan Balasan