Jakarta, Petrominer – Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) terus berinovasi dan menyiapkan kontrak-kontrak baru di tahun 2023. Di antaranya dengan meluncurkan dua produk unggulannya, yakni Emas 10 gram dan Olein 100 kg, dalam rangka mendukung perkembangan industri perdagangan berjangka di Indonesia, khususnya produk multilateral.
“Tahun 2023 telah ditetapkan sebagai tahun SETIA. Simplicity, Educativeness, Trust, Innovative-Informative, Accountability. JFX tidak akan pernah berhenti dengan apa yang telah dilakukan dari waktu ke waktu dengan konsentrasi dalam meningkatkan transaksi multilateral,” ungkap Direktur Utama JFX, Stephanus Paulus Lumintang, .
Paulus menjelaskan, kedua produk unggulan JFX tersebut yaitu Emas dan Olein. Kontrak berjangka Emas 10 gram dan kontrak berjangka Olein 100 kg telah mendapat persetujuan dari BAPPEBTI pada September 2022 lalu dan diluncurkan pekan lalu secara hybrid.
Terkait kontrak baru GOL10 dan OLE01, menurutnya, JFX dan KBI memutuskan untuk memberikan Holiday Fee atau biaya transaksi gratis untuk kedua kontrak baru hingga akhir November 2022.
“Ini merupakan bentuk apresiasi kepada member JFX-KBI yang telah mendukung kontrak baru dan juga sebagai undangan kepada para retailer, pelaku usaha dan masyarakat agar mau bertransaksi Multilateral. Ini juga menjadi kesempatan yang bagus untuk masuk ke industri perdagangan berjangka dan merasakan dampak baiknya,” ujar Paulus.
Hal senada juga disampaikan Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Budi Susanto.
“Adanya Kontrak berjangka Emas 10 gram dan kontrak berjangka Olein 100 kg ini memberikan alternatif baru bagi para investor di industri perdagangan berjangka komoditi. Sebagai lembaga Kliring, KBI akan terus berkolaborasi dengan JFX untuk memberikan pilihan investasi bagi masyarakat. KBI juga akan menjaga proses penyelesaian transaksi yang akuntable dan aman,” ujar Budi.
Dia mengaku optimis JFX dan KBI dalam GOL10 & OLE01 akan sukses dalam meningkatkan transaksi multilateral baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Untuk itu, KBI mengharapkan partisipasi aktif dari member JFX yang sudah dijembatani dengan pelaku pasar fisik yang ada di Indonesia.








Tinggalkan Balasan