Jakarta, Petrominer – PT Medco Energi Internasional Tbk. (MedcoEnergi) melaporkan kinerja operasional dan finansial yang kuat karena didukung oleh kondisi harga komoditas yang tinggi. Dengan kinerja ini, memungkinkan MedcoEnergi membayar dividen final tahun 2021 dan dividen interim 2022.
“Kami sangat senang dengan hasil operasional yang kuat dan keberhasilan integrasi akuisisi aset Corridor yang memungkinkan kami memberi penghargaan kepada pemegang saham melalui pembagian dividen. Kami akan terus menciptakan nilai bagi pemegang saham dan memastikan keberlanjutan Perseroan melalui keunggulan operasional dan komitmen ESG,” ujar Chief Administrative Officer MedcoEnergi, Amri Siahaan, dalam dalam Paparan Publik 2022 secara daring yang diselenggarakan bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/9).
Amri juga menyampaikan kembali panduan dividen di masa mendatang sebesar Rp 15-20 per saham tiap tahunnya. Hal ini berdasarkan Panduan 2022 untuk produksi Minyak & Gas sebesar 155 mboepd, biaya tunai per unit di bawah US$ 10 per boe dan belanja modal untuk Minyak & Gas US$ 250 juta dan Ketenagalistrikan US$ 25 juta.
Dalam paparannya, dia juga membahas integrasi Corridor yang berjalan sesuai rencana dan menghasilkan sinergi operasional, pengadaan dan komersial senilai US$ 39 juta tiap tahunnya. Malahan, MedcoEnergi telah berhasil melunasi hutang sebesar US$ 208 juta sejak diselesaikan akuisisi tersebut.
“Pencapaian lain dalam Migas adalah produksi gas pertama dari lapangan Hiu di South Natuna Sea Block B yang akan membantu kontribusi produksi gas mulai Semester II-2022,” ungkap Amri.
Dalam bisnis Ketenagalistrikan, paparnya, MedcoEnergi telah berhasil mengoperasikan IPP Riau 275 MW dan Sumbawa Solar PV 26 MWp pada Semester I-2022. Perusahaan akan terus melanjutkan pengembangan Solar PV Bali 5×25 MWp dan Geothermal Ijen 30 MW yang diperkirakan memperoleh Final Investment Decision (FID) pada Kuartal IV-2022.
“Total panduan penjualan untuk bisnis Ketenagalistrikan pada tahun 2022 adalah 3.500 GWh,” jelas Amri.
Sementara di bidang Environmental, Social and Governance (ESG), MedcoEnergi telah menerbitkan target interim transisi energi untuk tahun 2025 dan 2030, melaporkan Emisi Karbon yang selaras dengan Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD), serta menambahkan penilaian materialitas baru untuk program keberlanjutan 2022-2027.
“Ini semua adalah bagian dari Strategi Perubahan Iklim Perusahaan untuk mencapai emisi karbon Net Zero,” jelasnya.








Tinggalkan Balasan