Jakarta, Petrominer – Latham & Watkins dan Kirkland & Ellis menjadi penasihat hukum merger dan akuisisi (M&A) teratas di sektor ketenagalistrikan untuk semester I-2022 berdasarkan nilai dan volume. Selama periode tersebut, ada total 671 kesepakatan merger dan akuisisi senilai US$ 163,9 miliar yang diumumkan di sektor ketenagalistrikan.
Hal ini disampaikan perusahaan data dan analitik GlobalData dalam laporannya bertitel “Global and Power M&A Report Legal Adviser League Tables H1 2022,” yang diperoleh PETROMINER, Jum’at (12/8).
Berdasarkan Basis Data Transaksi Keuangannya, GlobalData mengungkapkan bahwa Latham & Watkins mencapai posisi teratas berdasarkan nilai dengan kesepakatan senilai US$ 16,7 miliar. Sementara Kirkland & Ellis memimpin berdasarkan volume dengan memberi saran pada total 21 kesepakatan.
“Baik Latham & Watkins maupun Kirkland & Ellis adalah jawara berdasarkan nilai dan volume, masing-masing. Sementara Latham & Watkins menjadi satu-satunya perusahaan yang melampaui nilai total kesepakatan senilai US$ 15 miliar, dan Kirkland & Ellis juga menjadi satu-satunya perusahaan yang memberi nasihat atas lebih dari 20 kesepakatan selama semester I-2022. Menariknya, Latham & Watkins dan Kirkland & Ellis juga berhasil mencatat pertumbuhan yang kuat dalam nilai dan volume masing-masing di semester I-2022 dibandingkan semester I-2021,” ujar Analis Utama GlobalData, Aurojyoti Bose.
GlobalData juga mengungkapkan bahwa Allen & Overy menempati posisi kedua berdasarkan nilai, dengan kesepakatan senilai US$ 12,5 miliar, diikuti oleh Clifford Chance dengan US$ 9,8 miliar, Herbert Smith Freehills dengan US$ 9 miliar, dan King & Wood Mallesons dengan US$ 8 miliar.
Sementara CMS menempati posisi kedua dari sisi volume dengan 17 deal, disusul Latham & Watkins dengan 13 deal, White & Case dengan 13 deal, dan Watson Farley & Williams dengan 13 deal.









Tinggalkan Balasan