Nusa Dua, Petrominer – Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, menilai kepercayaan perusahaan global terhadap tenaga kerja dari Indonesia dari waktu ke waktu semakin membaik. Hal tersebut tercermin dari beberapa perusahaan minyak dan gas bumi (migas) yang mulai mempercayakan posisi strategis kepada pekerja asal Indonesia.
“SKK Migas mencatat pekerja industri hulu migas asal tanah air mulai diperhitungkan di kancah global. Buktinya ada beberapa posisi strategis di perusahaan migas multinasional yang dipercayakan kepada pekerja asal Indonesia,” ujar Dwi Soetjipto pada acara Indonesia Human Resources Summit (IHRS) 2022, Selasa (28/6).
Konferensi tahunan terkait Sumber Daya Manusia di sektor migas ini digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (28-29 Juni 2022). Penyelenggaraan tahun ke-12 ini mengusung tema “Post Recovery Leap: Championing Resilient Workforce to Accelerate Digital Transformation and Business Sustainability.”
Menurutnya, SDM memegang peranan yang strategis sebagai enabler dan strategic partner, terutama di tengah kondisi hulu migas yang sedang berusaha memenuhi target produksi migas nasional. Tantangan mencari migas pun semakin besar. Hal ini harus didukung kemampuan SDM yang menjadi persyaratan mutlak, tidak hanya kemahiran teknologi, namun juga kemampuan berinovasi.
“Berpikir out of the box untuk melakukan kegiatan secara massif, agresif dan efisien dan masukan yang konstruktif untuk membangun Industri Hulumigas,” tegas Dwi.
Sementara itu, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, Hudi Suryodiporo, mengatakan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus mengajak kalangan perguruan tinggi untuk bekerjasama guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja Industri hulu migas.
“Kami akan meneruskan program Goes to Campus untuk mencari dan menerangkan program hulu migas di kalangan kampus,” kata Hudi.








Tinggalkan Balasan