, ,

Kolaborasi Jaga Kehandalan Pasokan Oksigen Saat Pandemi

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) menyatakan siap berkolaborasi dengan pelaku industri untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis yang terus meningkat di tengah pandemi Covid-19. PLN pun menjamin kehandalan pasokan listrik untuk pelanggan industri oksigen.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, dalam Dialog bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dan para pelaku industri oksigen, yang dilakukan secara daring, Selasa (7/7).

Para perwakilan dari industri oksigen di antarnaya adalah Direktur Utama PT Aneka Gas Industri Tbk. Rachmat Harsono, President Director PT Iwatani Industrial Gas Indonesia Masahiro Murata, Presiden Direktur PT Air Products Indonesia Triwidio Pramono, Large Industries Business Line Director PT Air Liquide Indonesia Maulana Himawan, Country Head of HR PT Linde Indonesia Febriansyah Putra.

“Kami telah melakukan komunikasi dengan pabrik-pabrik oksigen untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga guna mendukung produksi oksigen yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” tegas Zulkifli.

Tidak hanya itu, PLN juga akan terus berusaha mengerahkan tindakan teknis yang diperlukan oleh industri seperti pabrik oksigen supaya tetap bisa berproduksi secara lancar dan normal. Pasalnya, pasokan oksigen untuk kebutuhan medis sangat penting dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Melonjaknya angka kasus Covid-19 membuat kebutuhan rumah sakit dan agen-agen oksigen meningkat drastis dalam waktu singkat.

Erick menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo telah memerintahkan para Menteri untuk memastikan ketersediaan oksigen guna mendukung penanganan pandemi dan menopang kebutuhan medis. Oleh karena itu, untuk mendukung ketersediaan oksigen, dia meminta PLN untuk menjaga pasokan listrik yang berkualitas dan handal bagi seluruh pabrik gas oksigen, antara lain Samator Group, Air Product, Air Liquide, Linde dan Iwatani.

“Dalam situasi seperti ini, yang kita butuhkan adalah kolaborasi dan kerjasama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena masalah listrik ini bukan hanya masalah di jaringan PLN, tapi juga di pelanggan. PLN dan industri oksigen harus berkoordinasi dan berkolaborasi bagaimana memastikan keandalan pasokan listrik, sehingga kesinambungan produksi gas oksigen tetap terjaga,” ujar Erick.

Untuk memastikan keandalan pasokan, sejauh ini, sistem kelistrikan Jawa-Bali memiliki daya mampu mencapai 37.400 megawatt (MW), dengan beban puncak sekitar 27.335 MW. Sehingga terdapat cadangan daya sekitar 10.065 MW.

Adapun PLN di Jawa, Madura dan Bali mempunyai 29 Pelanggan yang memproduksi oksigen yang terdiri dari Samator Grup 16 pabrik, Air Product 2 pabrik, Air Liquid 5 pabrik, Linde 5 pabrik, Iwatani 1 pabrik. Total kapasitas daya terpasang untuk seluruh pelanggan tersebut mencapai 208,5 MVA.

Selama pandemi ini PLN juga mengamankan pasokan kelistrikan sejumlah 733 rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Jawa, Madura, dan Bali.

“PLN telah membentuk tim teknis untuk berkordinasi mencari solusi dan membantu pelanggan. Komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan pelanggan akan semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik,” ujar Zulkifli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *