Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas dan bagian dari Holding Migas Pertamina (Persero), terus mengupayakan penyaluran gas bumi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Kali ini, sebuah terobosan baru dilakukan dengan tambahan layanan digitalisasi data dan smart meter untuk memmonitor pemakaian gas dan status jaringan) agi pelanggan sektor rumah tangga dan pelanggan kecil (GasKita).
“Layanan tambahan ini dalam rangka mendukung implementasi PP No.18 tahun 2020 dan Program Sapta PGN “PGN Sayang Ibu”, dengan target 4 juta sambungan rumah tangga (SR) baru di tahun 2024 melalui investasi mandiri,” ungkap Direktur Komersial PGN, Faris Azis, Kamis (4/2).
Faris menjelaskan, digitalisasi yang sudah berkembang pesat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat telah mendorong PGN untuk menginisasi program jargas dengan layanan tambahan data dan smart meter. Pada program baru ini, PGN akan mengoptimalkan infrastruktur jaringan backbone Fiber Optic 160 Gbps untuk menunjang layanan digitalisasi tersebut.
Layanan ini juga akan semakin memudahkan PGN dalam pencatatan pemakaian gas per bulan. Secara otomatis, pemakaian gas akan terhitung secara akurat dan realtime melalui smart meter yang menggunakan jaringan telekomunikasi handal. Metode tersebut juga dapat meminimalkan kontak fisik di masa pandemi.
Pemasangan jaringan pipa sudah sesuai dengan standar dan dilakukan oleh entitas yang bersertifikasi. Demi kenyamanan pengguna, dilakukan pemeliharaan jaringan secara rutin dan dilengkapi dengan peralatan safety seperti gas alarm system.
PGN juga memberikan perlindungan apabila terjadi kebakaran jaringan pipa gas rumah tangga. Ini dilakukan melalui kartu pelanggan, yang kian mempermudah komunikasi antara pelanggan dengan petugas mengenai gas bumi.
“Selama ini pembayaran pemakaian jargas sudah dapat dilakukan secara online seperti melalui Tokopedia, Gopay, dan link aja. Kini, informasi pemakaian gas juga dapat dilihat melalui aplikasi PGN Mobile,” ujar Faris.
Pada tahun 2021, layanan ini akan diperkenalkan oleh PGN dan ditargetkan dapat menambah pelanggan sebanyak 50.000 SR dengan investasi mandiri PGN. Target ini dalam upaya memperluas pengguna jargas rumah tangga. Di sisi lain Pemerintah juga menargetkan membangun jargas dengan dana APBN sekitar 130.000 SR dan sekitar 50.000 SR dengan dana KPBU.
PGN berkomitmen untuk terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga agar manfaatnya bisa dirasakan secara nyata dan target 4 juta SR di tahun 2024 dapat tercapai. Seiring dengan perkembangan teknologi dan pertumbuhan pelanggan di berbagai wilayah, terobosan baru juga terus digerakkan agar dapat menciptakan kemudahan dan kenyamanan pelanggan PGN dalam menggunakan gas bumi.









Tinggalkan Balasan