Jakarta, Petrominer — PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (29/6).
Dalam RUPST telah disetujui Laporan Tahunan 2015 dan Laporan Keuangan Konsolidasi Audit 2015, penunjukan Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan dan Anak Perusahaan untuk tahun yang akan berakhir pada 31 Desember 2016, menentukan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk periode Januari – Desember 2016 dan terpilihnya anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Pada RUPSLB, Pemegang Saham menyetujui implementasi dari kepemilikan saham bagi Managemen, Direksi dan Pekerja yang telah dialokasikan dari saham tresuri. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keselarasan kepentingan dan motivasi Pemegang Saham, Direksi dan Pekerja MedcoEnergi.
Dalam kesempatan itu, juga disampaikan laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit untuk periode yang berakhir 31 Maret 2016 (Kuartal I-2016).
Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro, menyatakan bahwa di tengah kondisi harga migas yang sulit, kinerja kuartal I-2016 sudah sejalan untuk memenuhi target operasional dan keuangan 2016. Produksi sepanjang tiga bulan pertama 2016 yang kuat ditambah upaya efesiensi biaya yang dilakukan mampu memberikan hasil yang nyata.
Kinerja Operasi
Volume produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai 67,1 MBOEPD, lebih tinggi 34,5% dibandingkan kuartal I-205. Dengan rincian, produksi minyak 30,7 MBOPD (31,1 MBOPD di 2015) dan produksi gas sebesar 212,4 MMSCFD (109,9 MMSCFD di 2015).
Menurut Hilmi, kenaikan volume produksi ini terutama disebabkan kontribusi tambahan dari lapangan gas Senoro-Toili yang mulai beroperasi pada bulan Juni 2015 dan pada kuartal I-2016 menghasilkan total 102,5 mmscfd gas. Sementara penurunan produksi minyak di mature fields dapat secara sukses dimitigasi melalui optimalisasi produksi yang terfokus.
MedcoEnergi berhasil mewujudkan beberapa pencapaian dalam pengembangan Proyek Utamanya:
1. Di Lematang PSC, Sumatra Selatan Perseroan memperoleh perpanjangan kontrak selama 10 tahun dan meningkatkan hak partisipasinya mencapai 100% setelah finalisasi akusisi Lundin
2. Di Block A PSC, Aceh Perseroan telah memberikan kontrak EPC (Engineering Procurement and Construction) untuk fase pertama pengembangan proyek gas di sana kepada konsorsium
3. PT JGC Indonesia dan PT Encona Inti Industri (JEC).
4. Memasuki kesepakatan atas akuisisi hak partisipasi Japex Block A Ltd’s sebesar 16,67% di Blok A, Aceh. Setelah final MedcoEnergi akan memegang 58,33% hak partisipasi.
Kinerja Keuangan
Harga realisasi minyak MedcoEnergi di periode ini tercatat sebesar US$ 30,6 per barel atau 40% lebih rendah dibandingkan kuartal I-2015, sementara realisasi harga gas adalah sebesar US$ 4,14 per mmbtu.
Total pendapatan usaha yang dibukukan sebesar US$ 144,6 juta atau 13% lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2015.
Perseroan berhasil menurunkan cash costs operasional migas sebesar 7% dari US$ 59 juta di kuartal I-2015 menjadi US$ 55 juta di kuartal I-2016, dengan cash cost produksi per unit sebesar US$ 6,9 per boe.
Laba kotor tercatat sebesar US$ 58 juta dan pendapatan operasional sebesar US$ 34 juta. EBITDA (Laba sebelum Biaya Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi) Perseroan meningkat 45% menjadi US$ 65 juta, dengan EBITDA marjin yang naik menjadi 45,3% dari 35,4% di tahun sebelumnya.
MedcoEnergi membukukan laba bersih dari operasi sebesar US$ 10,3 juta, dibandingkan rugi bersih sebesar US $ (37,4) juta pada kuartal I-2015.









Tinggalkan Balasan