, ,

Lifting Minyak Pertamina EP Asset 3 Capai Target

Posted by

Balongan, Petrominer – Masuk akhir tahun, PT Pertamina EP Asset 3 kembali membuktikan kehandalan litfing minyak dan gas bumi (migas). Hal ini ditunjukan dengan kesiapan kargo litfing minyak akhir tahun 2019 yang sesuai dengan rencana nominasi lifting berdasarkan perkiraan produksi.

Direktur Keuangan & Pendukung Bisnis Pertamina EP, Adi Prasetyana, menjelaskan bahwa secara akumulasi sampai bulan Nopember 2019, litfing minyak Pertamina EP mencapai 27.197.737 barel dan 249.533 MMSCF untuk gas.

“Diproyeksikan, sampai akhir Desember 2019, litfing minyak dapat mencapai angka 29.939.653 barel dan gas 272.954 MMSCF,” ujar Adi saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI dan SKK Migas di terminal Balongan, Jawa Barat, Jum’at (27/12).

Dia memaparkan bahwa angka litfing di terminal Balongan telah mencapai target yang disepakati yaitu 4.654.987 barel untuk minyak hingga 25 Desember 2019.

“Tentunya kami bersyukur bahwa kami bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh negara. Lifting yang akan dilaksanakan juga mendorong ketahanan energi nasional,” paparnya di hadapan para tamu undangan.

Hadir dalam kesempatan itu Anggota Komisi VII Kardaya Warnika, Sekretaris SKK Migas Murdo Gantoro, Kepala Divisi Operasi Produksi SKK Migas Ngatijan, dan Asset 3 General Manager Asset 3 Pertamina EP Wisnu Hindadari.

Sementara itu, Murdo menjelaskan bahwa kunjungan akhir tahun ini dilakukan dalam rangka melihat dan membuktikan bahwa litfing untuk 2019 berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Pimpinan SKK Migas turun langsung dalam rangka memberikan motivasi kepada jajaran SKK Migas yang berada di garis depan untuk memastikan lifting dapat berlangsung secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan. Sekaligus meninjau kesiapan fasilitas yang dimiliki KKKS dalam mendukung pelaksanaan litfing,” ujarnya.

Pertamina EP Asset 3 mencatatkan kinerja yang membanggakan di tahun 2019. Menjelang berakhirnya tahun ini, Pertamina EP Asset 3 mampu memproduksi minyak sebesar 13.092 barel per hari. Sementara produksi gas mencapai 262 MMSCF per hari. Dengan menjaga kehandalan fasilitas produksi, diharapkan PEP mampu menjaga dan meningkatkan produksi sesuai target yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kegiatan optimalisasi litfing akhir tahun ini diselenggarakan SKK Migas di enam titik litfing utama di Sumatera (Terminal Dumai), Jawa (MGS Balongan, FPSO Gagak Rimang, Terminal Siam Maspion) dan Kalimantan (Tanjung Santan, dan Terminal Senipah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *