,

Posko Kesehatan PHE ONWJ Layani 7.500 Orang

Posted by

Karawang, Petrominer – Sebanyak 6 Posko Kesehatan dan Layanan Dokter Keliling yang disiagakan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bekerjasama dengan PT Pertamedika telah melayani 7.504 orang di wilayah terdampak. Jumlah ini merupakan kumulatif sejak pelayanan dibuka pada 30 Juli 2019 hingga 13 Agustus 2019.

“PHE ONWJ bersinergi dengan Pertamedika menyiagakan 6 Posko Kesehatan untuk melayani kesehatan masyarakat di wilayah terdampak. Posko kesehatan tersebut ditempatkan di Karawang dan Kepulauan Seribu,” ujar VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya, Rabu (14/8).

Menurut Ifki, masyarakat di wilayah terdampak umumnya mengeluhkan sakit pusing dan gatal. Meski begitu, Posko Kesehatan juga melayani keluhan masyarakat atas berbagai penyakit yang sudah lama diderita.

“Kita akan terus maksimalkan pelayanan di 6 Posko Kesehatan, hingga saat ini seluruh kebutuhan paramedis, obatan-obatan dan peralatan masih mencukupi,” tegasnya.

Sebanyak 5 Posko Kesehatan disiagakan di Karawang, yang tersebar di Desa Cemara Jaya, Sungai Buntu, Sedari, Tambak Sari dan Muara Beting. Posko tersebut didukung 5 orang dokter, 35 tenaga medis, serta 5 unit ambulance yang dilengkapi dengan peralatan medis dan obat-obatan.

Sedangkan di Kepulauan Seribu, PHE ONWJ menempatkan 1 tim medis yang terdiri dari 1 orang dokter dibantu 2 tenaga medis dan perahu ambulance yang bekerjasama dengan puskesmas Pulau Tidung dan Pulau Lancang.

“Seluruh Posko Kesehatan PHE ONWJ setiap hari rata-rata melayani sekitar 500 orang, termasuk layanan dokter keliling dari Karawang hingga Bekasi, untuk melayani masyarakat yang sulit dijangkau serta masyarakat yang sudah lanjut usia,” terang Ifki.

Untuk mendukung layanan, PHE ONWJ juga telah menyiagakan ambulance dengan standard emergency yang dilengkapi dengan alat defibrilasi jantung otomatis (Automated External Defibrillator/AED), antisipasi tindakan darurat bagi masyarakat yang terkena serangan jantung.

“Selain melayani masyarakat terdampak, Tim medis juga melakukan sosialisasi kesehatan, serta daily check up (DCU) kepada para tenaga pendukung dan sukarelawan yang membantu dalam pembersihan pantai,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *