
Banggai, Petrominer – “Kerja Nyata Terangi Hingga Pelosok Negeri”. Ini sudah menjadi komitmen PT PLN (Persero) agar seluruh warga Indonesia dapat merasakan fasilitas dan layanan kelistrikan. Bahkan walau harus menghadapi medan yang berat dan akses terbatas.
Dalam melakukan perluasan jaringan listrik, para petugas PLN tidak jarang menghadapi kendala letak geografis pedesaan. Meski harus melewati hutan dan sungai, tantangan tersebut dihadapi dengan kerja keras dan ikhlas penuh. Tentunya dengan perhitungan untuk meminimalisir resiko yang terjadi.
Seperti yang terjadi Sabtu dinihari lalu (20/7), para petugas PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo yang tergabung dalam Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) Sulawesi Tengah mengalami kendala saat truk pengangkut meterial tiang listrik terperosok di jembatan kayu. Padahal, ini satu-satunya jembatan yang menghubungkan antara Kabupaten Tojo Unauna (Touna) dan Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Jembatan yang terbuat dari kayu sepanjang 40 meter tersebut putus saat truk menyeberangi sungai. Beruntungnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Jembatan Popanga ini merupakan akses utama ke Kecamatan Ampana Tete, lokasi untuk perluasan jaringan listrik,” kata Manajer PLN UP2K Sulawesi Tengah, Robert Weku.

Meski begitu, menurut Weku, PLN UP2K Sulawesi Tengah dan penyesia jasa atau vendor yang mengerjakan perluasan jaringan listrik tersebut tetap berusaha agar material bisa sampai ke lokasi. Termasuk memperbaiki jembatan agar pekerjaan pemasangan jaringan tepat waktu.
“Untuk menerangi wilayah yang belum tersentuh listrik di Sulawesi Tengah akan terus diupayakan meskipun harus melewati jembatan yang putus,” tegasnya.
Sebenarnya, jembatan kayu itu tidak bisa dilalui dengan kendaraan yang bermuatan barang bawaan yang banyak. Namun para petugas PLN tetap melelaluinya untuk melanjutkan pemasangan tiang listrik. Pekerjaan semakin terasa ringan menyusul kehadiran warga setempat yang antusias membantu petugas PLN.
Jembatan Popanga yang terbuat dari kayu itu merupakan penghubung dari lokasi Dataran Bulan, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Unauna menuju ke Kecamatan Nuhon. Jembatan tersebut merupakan akses menuju 6 Desa yang akan dilistriki oleh PLN, yaitu di Desa Balingara, Desa Sukamaju, Desa Empoa, Desa Bulan Jaya, Desa Wanasari, dan Desa Giri Mulyo.








