Manado, Petrominer – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan Suwesi Utara dan dan Gorontalo dalam keadaan aman dan tidak ada defisit yang terjadi. Dengan begitu, tidak akan ada pemadaman menyusul terhentinya operasi kapal pembangkit listrik di Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
“Kami sampaikan kepada seluruh pelanggan PLN wilayah Sulawesi Utara – Gorontalo bahwa sistem kelistrikan Sulut-Go dalam keadaan aman dan tidak ada defisit yang terjadi. Malam ini alhamdulillah tidak terjadi defisit, jadi bisa kami pastikan dari sistem aman dan tidak ada pemadaman,” ujar GM PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo, Christyono, Minggu (24/2).
Christyono menjelaskan, saat ini daya mampu sistem interkoneksi Sulut-Go sebesar 367.95 Mega Watt (MW). Sementara beban puncak malam ini diperkirakan mencapai 338 MW.
Terkait pemberitaan mengenai penyegelan yang terjadi di kapal pembangkit Amurang, dia menegaskan bahwa PLN maupun beacukai telah menemukan solusi untuk masalah administrasi tersebut.
“Alhamdulillah sudah kami temukan solusi bersama, kami sampaikan terimakasih banyak untuk semua pihak yang membantu khususnya Direktorat Jendral Bea Cukai untuk kerjasamanya dalam penyelesaian masalah administrasi ini,” ucap Christyono.
Sebelumnya, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) dilaporkan telah menyegel kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz berkapasitas 120 MW di Amurang. Penyegelan tersebut terpaksa dilakukan karena masih menunggu penyelesaian proses administrasi perpanjangan izin impor yang telah habis masa berlakunya atas kapal pembangkit listrik tersebut.








Tinggalkan Balasan