Jakarta, Petrominer – Sebanyak 4.600 rumah tangga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kini sudah dapat menikmati jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas). Infrastruktur sambungan rumah (SR) jargas ini dibangun Pemerintah melalui Kementerian ESDM dengan dana APBN tahun 2022.
Jargas yang dibangun ini tersebar di Kecamatan Gilireng (2.171 SR), Kecamatan Tanasitolo (878 SR), Kecamatan Tempe (438 SR) dan Kecamatan Maniangpajo (1.113 SR). Sementara pasokan gas berasal dari lapangan gas yang dioperasikan Energy Equity Epic Sengkang Pty. Ltd. sebesar 0,6 MMSCFD.
Jargas di Kecamatan Gilireng menjadi lokasi pertama yang diresmikan penggunaannya, Senin (6/3). Peresmian dilakukan oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman, dan disaksikan Anggota Komisi VII DPR, Andi Yuliani Paris, Bupati Wajo, Amran Mahmud, serta perwakilan PGN dan Energy Equity Epic Sengkang.
“Program pembangunan jargas adalah salah satu program yang mendukung diversifikasi energi. Program ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga dengan menggunakan dana APBN,” ujar Laode Sulaeman.
Untuk pengoperasian dan pengembangan jargas tersebut, ditugaskan kepada BUMN sebagai pihak yang memiliki tugas fungsi, kemampuan teknis, serta pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan penyediaan dan pendistribusian gas bumi. Pemerintah berharap agar Pemerintah Daerah dan masyarakat kabupaten Wajo ikut mengamankan serta memelihara infrastruktur jargas tersebut.
Bupati Wajo Amran Mahmud atas nama masyarakat, mengucapnya terima kasih atas terbangunnya jargas di daerahnya karena akan mempermudah masyarakat memperoleh bahan bakar untuk memasak, juga lebih hemat.
Hingga tahun 2022, Kementerian ESDM telah melaksanakan pembangunan sebanyak 703.308 SR dengan biaya APBN yang terdistribusi di 17 provinsi, 63 kabupaten/kota.








Tinggalkan Balasan