(Kiri ke kanan) General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, Trino Erwin, KDIV Konstruksi Regional Jawa Bagian Barat, Ratnasari Sjamsudin, Direktur PLN Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, Manajer APP Cawang, Indera Arifianto, dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, dan Robert Aprianto Purba. (Petrominer/Sony)

Depok, Petrominer – Infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah DKI Jakarta kian handal. Ini terealisasi menyusul telah beroperasinya 19 proyek Gardu Induk, Jaringan Transmisi dan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT).

PT PLN (Persero) membangun infrastruktur tersebut untuk memenuhi kehandalan listrik yang semakin bertambah di Jakarta. Infrastruktur baru tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik yang semakin tinggi di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, dengan adanya helatan akbar Asian Games 2018 bulan Agustus 2018 mendatang.

“Seluruh proyek pembangunan ini merupakan komitmen aktif dari PLN kepada negeri. PLN pun berusaha menyelesaikan tugas ini dengan sesempurna mungkin,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto WS, saat peresmian proyek-proyek tersebut di GI Gandul, Rabu (16/5).

Menurut Haryanto, beroperasinya GI, jaringan transmisi dan SKTT tersebut pada semester I tahun 2018 ini diharapkan dapat memenuhi tuntutan kebutuhan listrik di Jakarta. Dengan begitu, PLN bisa menyediakan pelayanan listrik terbaik untuk pelanggan.

“Selain meningkatkan kehandalan, pembangunan dan penambahan kapasitas trafo dan jalur transmisi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan PLN terhadap pelaksanaan event Internasional Asian Games 2018 dan kebutuhan listrik MRT (Mass Rapid Trnsit) di tahun 2019,” paparnya.

Proyek-proyek pembangunan tersebut digawangi oleh PLN Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera Jawa (UIP ISJ), PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), dan PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB). Total biaya pembangunan proyek tersebut mencapai Rp 1,3 triliun.

Ke-19 proyek ketenagalistrikan yang resmi beroperasi:

  1. PLN TJBB merampungkan 11 proyek yang terdiri dari GI berkapasitas total 860 MVA dan Transmisi/SKTT sepanjang 34,95 kms.
  2. UIP JBB merampungkan 5 proyek yang terdiri dari GI berkapasitas total 1.060 MVA dan Transmisi/SKTT sepanjang 8,78 kms.
  3. UIP ISJ merampungkan 3 proyek yang terdiri dari GI berkapasitas total 300 MVA dan Transmisi/SKTT sepanjang 1,5 kms.
Petugas sedang melakukan pemeriksaan rutin di area Gardu Induk Gandul, Depok, Jawa Barat. (Petrominer/Sony)

Rincian proyek yang digarap PLN UIP JBB sebagai berikut:

  1. GITET 500 kV Gandul IBT#4, dengan kapasitas trafo 500 MVA, beroperasi pada Mei 2018. Nilai proyek Rp 89,7 miliar.
  2. GISTET 500 kV Priok IBT#1, dengan kapasitas trafo 500 MVA, beroperasi Mei 2018. Nilai Proyek Rp 502,7 miliar.
  3. 150 kV Serang Trafo 6, dengan kapasitas trafo 1×60 MVA, beroperasi pada Maret 2018. Nilai Proyek Rp 19,8 miliar.
  4. SKTT 150 kV Bintaro – Bintaro II, dengan panjang 4,683 km sirkit, menggunakan kabel ukuran 1×1000 mm2, 1 sirkit, beroperasi : April 2018. Nilai Kontrak Rp 182,9 miliar.
  5. SKTT 150 kV Semanggi Timur – Mampang, dengan panjang 4,096 km sirkit, menggunakan kabel ukuran 1×1000 mm2, 2 sirkit, mulai beroperasi pada Januari 2018. Nilai Proyek Rp 109,8 miliar.

Sementara pekerjaan pembangunan yang digarap PLN UIP ISJ meliputi:

  1. GI 150 kV BSD I dengan kapasitas trafo 2×60 MVA dan Incomer Transmisi BSD I dengan panjang 1 km sirkit, beroperasi pada 1 Maret 2018. Nilai proyek Rp 79,3 miliar.
  2. GIS 150 kV Spinmill dengan kapasitas trafo 2×60 MVA dan Incomer Transmisi Spinmill dengan panjang 0,5 km sirkit, beroperasi pada 28 Januari 2018. Nilai proyek Rp 116,2 miliar.
  3. Extension Trafo Bay #4 150 kV GI Ciledug dengan kapasitas trafo 1×60 MVA, beroperasi pada 14 Maret 2018. Nilai proyek Rp 8,3 miliar dan US$ 183.319.

Sedangkan TJBB berhasil melakukan pekerjaan pemeliharaan infrastruktur ketenenagalistrikan sebanyak 11 proyek, meliputi:

  1. Penggantian trafo P0 pada pemasangan peralatan transmisi dan MTU eksisting yang kondisinya kritis APP Pulogadung base camp Pulogadung.
  2. Penggantian trafo 1 & 2 GI Ancol pada penggantian peralatan instalasi dan MTU yang kondisinya kritis.
  3. Penggantian konduktor SUTET 500 kV Suralaya – Balaraja sirkit 1, 127 tower (61,468 kms).
  4. Penggantian konduktor SUTET 500 kV Suralaya – Balaraja sirkit 2, 126 tower (6.1517 kms).
  5. Penanganan tower kritis di wilayah kerja PLN TJBB sub pekerjaan penggantian pondasi dan erection tower 334 SUTET 500 kV Tasik – Depok. Mobilisasi tower emergency dari GI Tangerang – GI Bayah.
  6. Relokasi SKTT 150 kV Gedung Pola – Gambir Baru joint 13-15 terkait underpass Pramuka.
  7. Rekonfigurasi IBT 1 di GIS 500 kV Kembangan – Main Construction.
  8. Pembangunan extension 2 lb di GIS Pondok Indah.
  9. Pembangunan extension 2 LB di GIS CSW.
  10. Penggantian Konduktor Balaraja – Citra Habitat ACSR menjadi TACSR.
  11. Pekerjaan pemasangan trafo moble di GI Jatake untuk memenuhi kebutuhan konsumen premium Disbanten.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here