Jakarta, Petrominer – Gunung Agung dilaporkan kembali meletus, Sabtu sore (25/11) pukul 17.30 WITA. Gunung berapi ini, yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, Bali, mengeluarkan abu berwarna kelabu-kehitaman setinggi 1.500 meter.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kolom abu teramati berwarna kelabu-kehitaman bertekanan sedang dengan ketinggian 1.500 meter.

“Status aktivitas Gunung Agung masih Level III (Siaga). Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tetap mengikuti rekomendasi PVMBG pada status Level III (Siaga),” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan wisatawan diminta agar tidak berada dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya. Zona ini berada di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 kilometer (km) dari Kawah Puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 7,5 km.

Menurut Dadan, Zona Perkiraan Bahaya ini sifatnya dinamis dan terus dievaluasi. Batasan zona ini juga dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Dia juga menegaskan bahwa seluruh masyarakat maupun Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi Gunung Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id. Untuk gadget android, aplikasi MAGMA Indonesia dapat diunduh di Google Play.

Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here