Jakarta, Petrominer – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) baru saja menyelenggarakan pelatihan tentang usaha pengembangan sumber energi baru terbarukan (EBT) bagi para pegawai dinas energi dan sumber daya mineral (ESDM) daerah. Kegiatan bertitel Business Planning for Local Renewable Electricity Training ini berlangsung di Kampus PPSDM KEBTKE Ciracas pada 27 sampai 28 Nopember 2017 lalu.
Training tersebut merupakan implementasi kerjasama BPSDM ESDM dengan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI), dengan penyelenggara kolaborasi antara PPSDM dan The Institut of Energy Economics-Japan (IEEJ).

Menurut Kepala PPSDM EBTKE Umi Asngadah, training ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam memulai pengembangan EBT. Mulai dari penghitungan perkiraan biaya hingga penentuan biaya pembangkitan per kWh. Tentunya, penentuan biaya tersebut dengan mempertimbangkan inflasi, pajak dan depresiasi serta amortisasi.
“Dengan begitu, dalam menentukan IRR, para pengambil keputusan dapat mengetahui perkiraan biaya pokok pembangkitan (BPP) tenaga listrik,” jelas Umi.
Kegiatan pelatihan itu diikuti oleh 16 peserta. Mereka terdiri dari 1 orang dari Ditjen Ketenagalistrikan, 4 Orang dari PPSDM KEBTKE, 1 orang dari Direktorat Aneka EBT, 2 orang dari Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Barat, 2 orang dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, 2 orang dari Dinas Perdagangan Kota Bitung, 4 orang dari Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Timur.









Tinggalkan Balasan