Pemerikasaan gardu dilakukan dalam rangka memastikan pasokan listrik sekaligus upaya perawatan fasilitas.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero)  menyatakan telah berhasil mengatasi gangguan yang terjadi di subsistem Gandul – Muara Karang, Selasa pagi (2/1). Sebelumnya, gangguan yang terjadi pukul 07.18 WIB itu telah mengakibatkan hilangnya tegangan listrik.

Sejak pukul 07.34 wib sampai 08.37 wib secara bertahap, PLN sudah berhasil memulihkan kembali 13 Gardu Induk (GI) yang terdampak. Sementara untuk 4 GI, yakni GI Petukangan, GI Bintaro, GI Muara Karang dan GI Kebon Jeruk masih dalam proses penormalan operasi sistem.

“PLN  telah melakukan manuver atau pengalihan jaringan pasokan listrik ke subsistem lain ketika terjadi gangguan Interbus Trafo (IBT) 1 dan 2 pada subsistem Gandul – Muara Karang, Selasa pagi,” ujar  Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka.

Menurut Made, sesaat setelah terhentinya aliran listrik, pasokan listrik Jakarta langsung mulai berangsur normal. Pasokan listrik diprioritaskan untuk fasilitas-fasilitas umum terlebih dahulu seperti perkantoran, transportasi umum, dan lain-lain.

“PLN Disjaya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan di sebagian wilayah Jakarta Pusat, sebagian Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara yang terkena dampak penghentian aliran listrik. Kami senantiasa terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik Ibu Kota,” tegasnya.

Untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai daerah yang terkena pemadaman di wilayah Jakarta, menurut Made, dapat dilakukan melalui Peta Listrik Jakarta dengan tautan http://pelita.plnjaya.co.id/pelita/, ataupun memantau laman media sosial Contact Center PLN 123 di facebook akun PLN123, twitter @pln_123. Untuk layanan via telepon, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN (kode area) 123 yang melayani 24 jam selama 7 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here