SPBU 3442117 Gorda di Kibin, Serang yang melakukan kecurangan dengan memodifikasi mesin dispenser.

Serang, Petrominer – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Subholding Regional Jawa Bagian Barat menutup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3442117 Gorda di Kibin, Kabupaten Serang, Banten, selama enam bulan. SPBU terbukti telah melakukan kecurangan dengan memodifikasi mesin dispenser.

Sanksi tersebut diberikan karena ditemukan adanya kegiatan penjualan BBM dengan cara memodifikasi mesin dispenser menggunakan alat remote control. Dalam kegiatan penjualan BBM berjenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar, petugas SPBU melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan alat berupa remote control.

Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, mengungkapkan, tidak akan mentolerir jika ada oknum SPBU yang melakukan tindakan kecurangan seperti ini. Pasalnya, tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat. Sanksi yang diberikan pun tidak segan-segan, yakni berupa penutupan SPBU selama enam bulan,

“Kami mengapresiasi serta mendukung penuh tim Polda Banten yang telah melakukan penindakan terhadap kejadian ini, sehingga BBM khususnya Subsidi bisa tersalurkan dengan baik dan semestinya kepada masyarakat yang berhak,” kata Eko, Jum’at (24/6).

Menurutnya, langkah kepolisian sebagai pihak yang berwenang menindak oknum pelaku kecurangan ini telah tepat. Pertamina Patra Niaga, selaku operator yang ditugaskan negara dalam mendistribusikan BBM bersubsidi, mendukung sepenuhnya upaya kepolisian dalam mengawal dan mengawasi jalannya pendistribusian BBM bersubsidi ini.

Pertamina mensegel dispenser SPBU 3442117 Gorda di Kibin, Serang.

Sebelumnya, Polda Banten berhasil membongkar praktek kecurangan di SPBU tersebut setelah dilakukan penyidikan mendalam. Praktik curang tersebut diduga telah dilakukan sejak tahun 2016 sampai Juni 2022, dengan jumlah keuntungan diperkirakan mencapai Rp 7 miliar.

Setelah SPBU Gorda Kibin ini ditutup, masyarakat yang ingin mengisi BBM bisa mendatangi SPBU terdekat, yakni SPBU 3442120 yang berjarak sekitar 4,5 km dan SPBU 3442102 yang berjarak sekitar 5 km.

Pertamina senantiasa mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi penyaluran distribusi BBM bersubsidi, serta apabila menemukan indikasi kecurangan dapat melaporkan kepada aparat kepolisian maupun Pertamina Call Center 135.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here