SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Lampung.

Lampung Barat, Petrominer – Penantian Andang untuk bisa mendapatkan akses BBM dengan harga sama dengan SPBU terjawab sudah. Dengan wajah sumringah, pria berusia 54 tahun itu bisa membeli BBM jenis Premium seharga Rp 6.450 per liter di SPBU BBM Satu Harga di Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat. Lampung.

“Saya berterima kasih pada Pertamina, karena ada SPBU Satu Harga ini selisih harga lumayan banyak, bisa buat tambah-tambah biaya lainnya. Sebelum ada SPBU ini, saya beli Premium Rp 10 ribu per liter di pengecer,” kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul kopi.

Andang mengaku terpaksa beli di pengecer, karena untuk ke SPBU harus menempuh perjalanan jauh sekitar 40 km.

Tak hanya Premium, Warga Pagar Dewa kini juga bisa membeli Solar seharga Rp 5.150 per liter. Begitu pula, produk Pertamina lainnya seperti Pertamax dan Bright Gas dengan harga yang sama dengan di SPBU yang lain.

Region Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Dewi Sri Utami, menjelaskan bahwa kehadiran SPBU BBM Satu Harga sebagai wujud keadilan sosial bagi masyarakat di pelosok untuk mendapatkan akses energi dengan harga yang sama di wilayah lainnya.

Dewi menyampaikan bahwa PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, hari Selasa (29/9) meresmikan tiga SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat. Lokasinya berada di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu, dan Kecamatan Air Hitam.

“Di tahun depan, rencananya akan ada dua lagi SPBU BBM Satu Harga yang akan beroperasi di Lampung Barat, yaitu di Kecamatan Lombok Seminung dan Gedung Surian,” ungkap Dewi.

Sesuai mandat dari Pemerintah terkait Program BBM Satu Harga Tahun 2020, Pertamina Sumbagsel mendapat target pembangunan di 15 titik, antara lain tiga titik di Provinsi Bengkulu, lima titik di Sumatera Selatan, dan tujuh titik di Provinsi Lampung.

Saat ini, tujuh titik SPBU BBM Satu Harga beroperasi di Sumbagsel. Sebarannya meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Bengkulu Utara, Lampung Barat, dan Musi Rawas Utara. Empat titik BBM Satu Harga eksisting sejak tahun 2018, dan tiga titik baru saja diresmikan.

“Kami berharap dengan BBM Satu Harga ini tidak sekadar memberikan keseragaman harga BBM di masyarakat tetapi juga memberikan kemudahan akses BBM bagi warga di wilayah 3T Tertinggal, Terdepan dan Terluar sehingga mendorong kemajuan ekonomi masyarakat,” kata Dewi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here