Peduli wisata pesisir, Pertamina gelar sosialisasi konservasi Penyu dan pelepasan Tukik di lokasi wisata Pantai Lowita, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Pinrang, Sulawesi Selatan, Rabu (2/9).

Pare-Pare, Petrominer – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menggelar kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Ekowisata Pesisir Pantai di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Rabu (2/9).

Kegiatan tersebut digelar di lokasi wisata Pantai Lowita, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Pinrang.

Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten Pinrang, Universitas Muhammadiyah Parepare, dan Lingkar Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (LPPLH) melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kestabilan populasi penyu. Pertamina juga mengajak masyarakat untuk memerangi tindakan yang mengancam populasi penyu, seperti perburuan telur penyu untuk dijual atau dikonsumsi.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, penyu merupakan salah satu satwa yang dilindungi,” Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali.

Laode menjelaskan, populasi penyu di Indonesia terus mengalami penurunan. Kegiatan ini merupakan upaya Pertamina untuk mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga populasi hewan yang terancam punah ini.

Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang telah berusaha mengumpulkan telur penyu yang masih beredar di kalangan masyarakat untuk kemudian ditetaskan. Upaya ini diambil sebagai stimulan bagi masyarakat lainnya agar melakukan hal serupa sehingga perburuan telur penyu bisa berkurang.

Dalam kesempatan itu, dan seluruh stakeholder yang hadir untuk melepas tukik yang telah berhasil ditetaskan. Tukik tersebut merupakan hasil dari telur penyu yang telah diserahkan masyarakat. Sebanyak 56 tukik dilepaskan pada kegiatan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here