, ,

SKK Migas dan KKKS Gelar Forum Kapasitas Nasional Jilid 2

Posted by

Jakarta, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) akan kembali menggelar Forum Kapasitas Nasional pada 27-28 Juli 2022 di Jakarta. Forum yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri hulu migas ini sejalan dengan program pembinaan lingkungan, yang merupakan bagian dari program G-20.

Menurut Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Rudi Satwiko, penyelenggaraan Forum Kapasitas Nasional ini merupakan bentuk dukungan terhadap salah satu pilar utama dalam program IOG Transformation SKK Migas menuju tercapainya 1 juta barel minyak dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030, dengan tetap mengutamakan MOU-0068/SMKPA0000/2022/S4 tanggal 9 Mei 2022 capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang maksimal.

“Melalui forum ini, SKK Migas terus meningkatkan peran industri nasional maupun lokal di seluruh pelaksanaan aktivitas industri hulu migas, serta meningkatkan capaian TKDN barang dan jasa di industri hulu migas,” ungkap Rudi, Jum’at (13/5).

Dia menegaskan SKK Migas berkomitmen meningkatkan peran industri hulu migas dalam perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan dengan menciptakan efek berganda industri hulu migas terhadap sektor-sektor lainnya, sehingga terbangun kapasitas nasional yang memiliki daya saing untuk mengejar target produksi tahun 2030.

Forum Kapaistas Nasional jilid dua ini kembali akan diikuti para pemangku kepentingan industri hulu migas, termasuk pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS. Forum ini juga akan menampilkan industri binaan hulu migas, dan peningkatan awareness seluruh KKKS serta perusahaan demi memaksimalkan penggunaan produk barang/jasa dalam negeri.

“Di ajang Forum Kapasitas Nasional 2022, para pemangku kepentingan, terutama pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS akan menunjukkan keterlibatan mereka di industri hulu migas yang terbukti telah menciptakan dampak berganda bagi perekonomian di wilayahnya masing-masing,” ujar Rudi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi, menambahkan bahwa industri hulu migas masih menjadi lokomotif utama bagi perekonomian nasional dan daerah. Keberadaan industri tersebut memberikan kontribusi positif bagi pendapatan sejumlah pemerintah daerah melalui dana bagi hasil migas, yang secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Menurut Erwin, SKK Migas bersama KKKS menyiapkan tujuh program kerja yang dilaksanakan selama tahun 2022. Salah satunya adalah penyelenggaraan Forum Kapasitas Nasional 2022.

Sementara enam program lainnya adalah program AML bersama Hulu Migas Tahap II; pelaksanaan Indonesia Pavilion di Oil & Gas Asia (OGA) Exhibition dan ADIPEC 2022; program Vendor Development/Program Uji Coba; Pembaharuan Data Market Intelligence dan Kemampuan Nasional; Penilaian KPI SCM dan Audit Kepatuhan KKKS; serta Penyelesaian SOP CIVD dengan peningkatan program digitalisasi pengadaan di hulu migas Indonesia.

Sebelum Forum Kapasitas Nasional 2022 diselenggarakan, SKK Migas akan mengadakan rangkaian kegiatan pendahuluan di lima kota yang mewakili wilayah Sumatera bagian utara; Sumatera bagian selatan; Kalimantan dan Sulawesi; Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara; serta Papua dan Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *