Pekanbaru, Petrominer – Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Sulistya H Wahyu, menyatakan bahwa pembelajaran industri hulu minyak dan gas bumi (migas) bagi mahasiswa dan pelajar harus terus dilakukan. Dengan begitu, mereka paham mengenai industri hulu migas yang memegang peranan penting bagi pembangunan.
Hal itu disampaikan Sulistya saat berkunjung Migas Centre di Kampus Universitas Islam Riau di Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/3).
Dia pun menegaskan bahwa SKK Migas Sumbagut dan KKKS akan terus mengembangkan Migas Centre di Perguruan Tinggi sebagai wahana edukasi hulu migas bagi pelajar dan mahasiswa. Ini juga sebagai wujud kepedulian pada dunia pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia di bidang migas.
“Kami akan mendorong KKKS untuk membantu pengembangan Migas Centre, sehingga mahasiswa dapat melakukan praktek kerja,” tegas Sulistya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, mengatakan Migas Centre diharapkan dapat meciptakan ahli ahli perminyakan di Riau. Fasilitas ini diharapkan bisa menginspirasi perusahaan perusahaan lain, tidak hanya perusahaan migas, agar menghasilkan SDM unggul.
Pembangunan Migas Centre tahap pertama ini telah selesai dilakukan dan diresmikan pada 19 Desember 2019. Pembangunan tahap kedua akan dilakukan Maret ini untuk membangun ruang konfrensi, perpustakaan, penambahan alat peraga dan ruang audio visual.








Tinggalkan Balasan