,

Siemens Indonesia Pasok Komponen Untuk PLTGU di Mesir

Posted by

Jakarta, Petrominer — Pabrik Siemens Indonesia yang berlokasi di Cilegon patut berbangga. Berbagai komponen buatan pabrik ini tidak hanya digunakan di pembangkit listrik dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional.

Dalam megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berkapasitas total 14,4 GW di Mesir, PT Siemens Indonesia berperan memasok komponen utama turbin uap. Berdasarkan kesepakatan dengan Pemerintah Mesir pada Juni 2015, Siemens akan memasok tiga PLTGU yang masing-masing berkapasitas 4,8 GW di Beni Suef, New Capital, dan Burullus.

Tidak hanya itu, Siemens juga terlibat dalam pembangunan 12 unit wind farm dengan 600 wind turbine berkapasitas 2 GW di kawasan Teluk Suez dan daerah barat Nil. Siemens menggandeng perusahaan konstruksi lokal Elsewedy Electric dan Orascom Construction untuk mengerjakan proyek ini.

Pabrik Siemens Indonesia di Cilegon, Banten, telah ditunjuk menjadi salah satu penyuplai berbagai komponen untuk proyek ini, Siemens Indonesia menyuplai 12 selubung luar turbin bertekanan rendah (low pressure outer casing), 7 cincin bilah turbin (blade ring), 16 modul kondensor, dan 4 hot box.

Siemens Indonesia juga menggunakan berbagai komponen dalam negeri, salah satunya baja yang dipesan langsung dari pemasok lokal. Uniknya lagi, pengerjaan berbagai komponen ini dilakukan oleh tenaga kerja lokal, sehingga produk yang disuplai ke Mesir merupakan produk asli buatan Indonesia.

Pengiriman komponen buatan Indonesia ke Mesir telah dilakukan pada Pebruari 2017 lalu. Kondenser buatan anak bangsa ini dipasang di PLTGU Beni Suef dan Burullus, sedangkan hot box dipasang di PLTGU yang berlokasi di New Capital.

Pekerja sedang menyelesaikan komponen kelistrikan di Pabrik Siemens Indonesia Cilegon, Banten.

“Keikutsertaan dalam mega proyek pembangkit listrik di Mesir merupakan salah satu ajang pembuktian bahwa hasil produksi dalam negeri mampu bersaing dengan produk buatan luar negeri,” ujar Siemens Indonesia dalam siaran persnya yang diterima Petrominer, Rabu (31/5).

Siemens sangat berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam merampungkan proyek kelistrikan di masa-masa mendatang. Fasilitas dan hasil produksi Siemens di Indonesia menjadi bukti bahwa Indonesia mampu masuk ke dalam salah satu rantai pasok global. Tentunya hal ini bukan hanya menjadi keberhasilan Siemens, tetapi merupakan keberhasilan Indonesia melalui tangan-tangan terampil tenaga kerja Siemens di Indonesia.

Sementara untuk Indonesia, yang kini sedang meraih target ambisius membangun pembangkit listrik berkapasitas 35 GW sampai tahun 2019, Siemens Indonesia akan memproduksi turbin uap skala kecil untuk keperluan industri yang didesain untuk memproduksi daya listrik antara 5-12 MW. Turbin uap seri ini telah dipilih oleh PT PLN (Persero) untuk pembangkit listrik kecil di wilayah terpencil kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *