Warga Pulau Tinggi, Bangka Selatan, memilih menggunakan kompor listrik (induksi) karena lebih praktis dibandingkan kompor gas.

Bangka Selatan, Petrominer – Tren gaya hidup pintar (smart living) dan masa kini tidak hanya didominasi oleh warga kota-kota besar. Warga di pulau terluar pun sudah bisa mengimplementasikannya. Apalagi, pulau-pulau yang sudah adanya aliran listrik dari PT PLN (Persero).

Contohnya warga Pulau Tinggi, Bangka Selatan, Bangka Belitung. Setelah mendapat aliran listrik yang cukup dari PLN, warga pulau ini memulai gaya hidup pintar dengan memasak menggunakan kompor induksi. Mereka menilai penggunaan kompor listrik (induksi) dirasa lebih mudah dan efisien.

“Setelah berlistrik, kami jadi lebih mandiri, karena bisa memanfaatkan listrik untuk memasak tanpa harus tergantung pada pengiriman tabung gas. Terkadang kami kesulitan mendapatkan gas bila cuaca di laut sedang tidak bagus,” ujar Kepala Dusun Pulau Tinggi, Ahmad.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, untuk melistriki pulau tersebut yang dihuni 49 kepala keluarga (KK), PLN telah membangun satu unit mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) kapasitas 40 kilo watt (kW). Pembangkit ini didukung dengan 23 tiang listrik dan 700 meter kabel tegangan rendah guna mengalirkan listrik ke rumah-rumah.

“Saat ini, pelanggan PLN di Pulau Tinggi tercatat 34 pelanggan. Dari jumlah tersebut, 31 adalah pelanggan rumah tanggal daya 1300 VA. Sementara pelanggan bisnis dan sosial,” ujar Mukhlis, Kamis (7/11).

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyambut baik upaya PLN tersebut. Apalagi, adanya listrik telah meningkatkan daya saing warga di Pulau Tinggi.

“Kami sebagai pemerintah daerah menyambut baik kontribusi yang di berikan oleh PLN kepada daerah ini, sehingga masyarakat semakin memiliki daya saing tinggi. Kalau semua aktivitas menggunakan listrik, warga jadi lebih produktif,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangka Selatan, Mulyono.

Malahan, warga Pulau Tinggi menjadi pelopor penggunaan kompor induksi di Pulau Bangka. Seluruh rumah tangga telah menggunakan kompor induksi. Ini menjadikan Pulau Tinggi sebagai pulau pertama di Pulau Bangka yang 100 persen menggunakan kompor induksi.

“Penggunaan 100 persen kompor induksi di Pulau Tinggi adalah yang pertama di Pulau Bangka. Ini menyusul daerah sebelumnya, yaitu pulau Bukulimau dan Pulau Seliu yang ada di Pulau Belitung,” ujar Mukhlis.

Seluruh rumah tangga telah menggunakan kompor listrik (induksi). Ini menjadikan Pulau Tinggi sebagai pulau pertama di Pulau Bangka yang 100 persen menggunakan kompor induksi.

Dengan didukung oleh PLN, warga di daerah tersebut pun menggelar lomba memasak menggunakan kompor induksi di balai desa yang diikuti oleh 10 tim, Senin lalu (4/11).

Warga Pulau tinggi antusias mengikuti acara lomba masak menggunakan kompor induksi tersebut. Mereka mengaku tidak ada kesulitan dalam pemanfaatan kompor induksi, karena sehari-hari telah memanfaatkan kompor induksi untuk kegiatan memasak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here