, , ,

SDHI Perkuat Ekosistem Tambang Hijau di Indonesia

Posted by

Jakarta, Petrominer – Shandong Heavy Industry Group (SDHI) memperkuat penetrasi pasar pertambangan Indonesia dengan menghadirkan lima merek utama di ajang Mining Indonesia 2026. Kelima merek tersebut, yakni WEICHAI, SINOTRUK, SHACMAN, SHANTUI, dan LOVOL, yang menawarkan rangkaian peralatan serta solusi terintegrasi untuk mendukung operasi tambang yang lebih hijau, cerdas, dan efisien.

Kelima merek tersebut tampil dalam pameran yang berlangsung 9–12 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), dengan membawa solusi untuk berbagai tahapan operasi pertambangan. Mulai dari mendorong, menggali, memuat, mengangkut, memadatkan, hingga penyediaan sistem pembangkitan dan penyimpanan energi.

Anggota Komite Partai dan Wakil Presiden Shandong Heavy Industry Group, Zhang Gengsheng.

Anggota Komite Partai dan Wakil Presiden Shandong Heavy Industry Group, Zhang Gengsheng, mengatakan transformasi menuju operasi yang rendah karbon, cerdas, efisien, aman, dan hemat energi menjadi arah utama perkembangan industri pertambangan global.

“Ke depan, Shandong Heavy Industry Group akan terus berpegang pada kepuasan pelanggan dan kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat strategi dan investasi sumber daya di Asia Tenggara,” ujarnya pada pidato pembukaan, Rabu (9/9).

Di Mining Indonesia 2026, SDHI juga menggelar peluncuran produk serta penandatanganan kerja sama dengan sejumlah pelanggan strategis. Kerja sama tersebut mencakup pengadaan produk, layanan teknis, hingga pengembangan operasional yang lebih terlokalisasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi SDHI memperkuat hubungan dengan perusahaan pertambangan di Indonesia sekaligus membangun basis bisnis yang lebih dekat dengan kebutuhan pasar lokal.

Lima Merek, Satu Ekosistem

Dari sisi produk, WEICHAI POWER membawa solusi sistem tenaga yang mencakup mesin berbahan bakar, baterai, serta sistem penyimpanan dan pengisian energi. Portofolio tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan energi di area tambang sekaligus mempercepat elektrifikasi peralatan pertambangan.

SINOTRUK menghadirkan kendaraan angkutan tambang dengan berbagai pilihan sistem penggerak untuk menyesuaikan kebutuhan pengangkutan di berbagai kondisi operasi. Produk tersebut ditawarkan dengan fokus pada kesiapan operasional dan efisiensi biaya.

Sementara itu, SHACMAN menampilkan truk tambang heavy-duty dengan rangka yang diperkuat dan sasis khusus pertambangan. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menghadapi medan kompleks, termasuk jalur dengan banyak tanjakan dan turunan serta operasi dengan frekuensi berhenti dan berjalan yang tinggi.

SHANTUI membawa peralatan untuk berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari pengupasan lapisan tanah penutup, penggalian dan pemuatan, pengangkutan dan pembuangan material, hingga perbaikan serta pemadatan jalan.

Adapun LOVOL menampilkan solusi konstruksi pertambangan terintegrasi dengan tiga fokus utama, yakni efisiensi energi dan rendah karbon, operasi heavy-load berproduktivitas tinggi, serta adaptasi terhadap kebutuhan lokal.

Solusi tersebut diarahkan untuk mendukung kegiatan penambangan terbuka berskala besar dengan kebutuhan produksi berkapasitas tinggi.

Setelah mengembangkan bisnisnya selama beberapa tahun di Asia Tenggara, SDHI mengklaim telah membangun jaringan pemasaran dan layanan serta dukungan suku cadang yang mencakup berbagai wilayah Indonesia.

Zhang mengatakan kemampuan teknologi yang dimiliki di sepanjang rantai industri akan terus disesuaikan dengan kebutuhan industri pertambangan setempat. Fokusnya mencakup percepatan penggunaan peralatan hijau dan cerdas serta pengembangan solusi yang lebih efisien dan rendah emisi.

Melalui strategi tersebut, SDHI menargetkan terbentuknya ekosistem pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga efisiensi energi dan keberlanjutan. Kolaborasi dengan pelaku industri lokal menjadi bagian penting dalam membangun model pertambangan yang memberikan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan mitra di kawasan Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *