Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) memastikan sejumlah fasilitas operasional perusahaan di sekitar wilayah gempa di Sulawesi Tengah dalam kondisi aman. Fasilitas perusahaan baik di sektor hulu maupun hilir hingga saat ini tidak mengalami gangguan yang signifikan.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, di sektor hulu ada lapangan Donggi-Matindok yang selama ini memproduksi minyak dan gas. Sementara di sektor hilir, terdapat Terminal BBM Luwuk, TBBM Kolonedale serta TBBM Banggai dan 11 SPBU yang melayani pendistribusian BBM di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

“Hingga saat ini, kondisi personil dan fasilitas perusahaan dalam kondisi aman. Namun kami tetap terus melakukan pemantauan dan pengecekan secara menyeluruh,” kata Fajriyah, Jum’at malam (12/4).

Dia juga menambahkan, meskipun kondisi fasilitas dalam kondisi aman, namun terdapat dua SPBU di Luwuk yang tutup operasional sementara karena berlokasi di dekat pantai menyusul peringatan dini tsunami dari BMKG.

“Hal ini karena pertimbangan keselamatan petugas SPBU sampai kondisi kembali dinyatakan aman,” tegasnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) melaporkan adanya gempa berkekuatan 6,9 magnitudo terjadi di Kepulauan Banggai, Sulteng. BMKG juga memberikan peringatan dini tsunami.

Dalam keterangan BMKG, Jum’at (12/4), gempa terjadi pukul 18:40:49 WIB, dengan lokasi di 1.90LS,122.54BT, kedalaman10 km. Gempa dirasakan di Poso, Buol, Morowali, Banggai dan Palu pada skala IV MMI, Kolaka Utara dan Toli-toli III-IV MMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here