Dari sisi jumlah penerima stimulus Covid-19, pelanggan Rumah Tangga 450 VA sebanyak 24 juta, pelanggan 900 VA bersubsidi sebanyak 7,6 juta pelanggan.

Jakarta, Petrominer – Perlindungan sosial melalui stimulus ketenagalistrikan terbukti mampu menjaga daya beli masyarakat dan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19. Stimulus ini telah membantu lebih dari 33 juta pelanggan dengan total dana mencapai Rp 19,91 triliun.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan Pemerintah berkomitmen memberikan keringanan pembayaran/pembelian listrik bagi rumah tangga kecil, pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat yang bergerak di bidang sosial, bisnis dan industri, dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

“Kami berharap stimulus listrik dari pemerintah ini dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujar Bob, Minggu (25/7).

Dia menegaskan, PLN siap untuk melanjutkan program ini hingga Desember 2021, seperti yang telah diputuskan dan ditugaskan oleh Pemerintah. Sejak diluncurkan April 2020 hingga Juni 2021, stimulus tersebut telah membantu lebih dari 33 juta pelanggan dengan total dana yang telah disalurkan mencapai Rp 19,91 triliun.

Sementara pada awal Juli 2021, sejalan dengan penerapan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pemerintah telah menetapkan perpanjangan program ini untuk Triwulan Ketiga dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 2,43 triliun. Tidak hanya itu, Pemerintah juga telah memperpanjang pemberian stimulus listrik hingga Desember 2021.

“Kami PLN siap menyalurkannya,” ungkap Bob.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

  1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Diskon akan diberikan secara langsung kepada pelanggan. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here