Pekanbaru, Petrominer — PT PLN (Persero) melalui program listrik desa tengah gencar-gencarnya membangun infrastruktur untuk memasok daya listrik hingga pelosok desa yang belum berlistrik. Kali ini, digelontorkan dana sebesar Rp 49 milyar untuk membangun infrastruktur listrik di 17 desa yang tersebar di 6 kabupaten di Provinsi Riau.

“Ke 17 desa itu kini sudah bisa menikmati listrik PLN selama 24 jam penuh setiap harinya,” ujar Kepala Divisi Operasi PLN Direktorat Bisnis Regional Sumatera, Supriyadi, di sela-sela acara penyalaan serentak listrik desa di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (9/8).

Program listrik desa ini merupakan kado dari PLN untuk Propinsi Riau yang sedang merayakan hari jadinya ke-60. Pengoperasian listrik di 17 desa itu tersebar di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singigi, dan Kampar.

Menurut Supriyadi, pembangunan listrik di desa bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi desa agar kehidupan warga desa semakin membaik seiring terpenuhinya kebutuhan listriknya. Di seluruh Sumatera, ada 28.559 desa, sejak awal 2017 sebanyak 27.583 sudah berlistrik. Jadi masih ada 976 desa yang belum berlistrik.

“Dari jumlah tersebut, 261 desa ada di Riau. Setidaknya ada 99 desa yang akan menikmati listrik di tahun 2017. Ini sudah menjadi komitmen PLN untuk membangun Riau agar Riau semakin terang di tahun 2019 dengan 100 persen desa berlistrik,” jelasnya.

Kondisi Kelistrikan di Sumatera saat semakin membaik dibandingkan tahun 2015. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan kebutuhan listrik tahun 2016 mencapai angka 9 persen bahkan di Riau sendiri mencapai 11 persen .

Supriyadi mengungkapkan pembangunan infrastruktur listrik di Sumatera menunjukkan perkembangan yang sangat pesat sejak Gubernur, Kepala Kejasaan Tinggi, Kepala Kepolisian Daerah bersama-sama PLN menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan tapak tower transmisi.

“Hasilnya nyata terlihat di Sumatera, kebutuhan listrik sudah tercukupi termasuk di Riau. Bahkan di Riau sudah ada tambahan 4 gardu induk sampai saat ini. Sehingga kami berharap masyarakat tidak ragu lagi dalam mengajukan permohonan pasang baru karena listrik di Sumatera sudah cukup,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Riau Arsyadjulian Rahman mengungkapkan bahwa sebelum adanya listrik PLN, banyak penduduk di 17 desa itu mengelola listrik secara mandiri dengan durasi nyala 7 hingga 14 jam setiap harinya.

“Kini mereka sudah bisa menikmati listrik 24 jam penuh berkat usaha PLN,” ujar Arsyadjulian sesaat setelah melakukan penyalaan serentak listrik desa.

Atas nama warga dari 17 desa itu, Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada PLN dan menghimbau untuk bisa menjaga aset yang PLN bangun agar dapat bermanfaat bagi kehidupan warga di 17 desa yang lebih baik.

Keberhasilan penyalaan listrik desa di Riau adalah buah kerja sama antara PLN dengan Pemerintah Provinsi Riau terutama dalam percepatan pembangunan jaringan transmisi listrik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here