Jakarta, Petrominer – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan kendaraan tambang berbasis listrik. Kerjasama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam rangka mendukung Pemerintah mendorong target Net Zero Emissions pada tahun 2060.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Pribadi, mengapresiasi kesepakatan tersebut dan menyebutnya sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emissions sesuai target yang sudah ditetapkan.
“Pencapaian target Net Zero Emissions tentu membutuhkan peran aktif berbagai pihak dan didukung oleh teknologi yang mumpuni. Pemerintah saat ini tengah menyusun peta jalan demi menghadapi berbagai tantangan serta risiko perubahan iklim di masa mendatang,” ujar Agung, Rabu (8/12).
Menurutnya, untuk mencapai target nol emisi, Pemerintah tengah menerapkan lima prinsip utama, yaitu peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan, pengurangan energi fosil, kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, serta pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).
Direktur Utama PTBA, Suryo Eko Hadianto, menyebutkan bahwa BUMN memiliki peluang berkontribusi optimal mewujudkan komitmen tersebut. Salah satunya dengan mengarahkan kendaraan operasional pertambangan untuk beralih ke listrik.
“Ini peluang bagi kita untuk mengembangkan, daripada harus beli atau impor. Jadi semaksimal mungkin bisa kurangi impor,” ujar Suryo usai menandatangani MoU dengan INKA, Selasa (7/12).
Dia menjelaskan, penandatanganan MoU ini selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembentukan tim dan penyusunan kajian bersama yang komprehensif sehubungan dengan pengembangan kendaraan tambang berbasis listrik ramah lingkungan. Akhir tahun 20222, diharapkan sudah ada prototype kendaraan yang bisa dikembangkan.
Sementara, Direktur Utama INKA, Budi Noviantoro, menjelaskan bahwa kerjasama ini didasari oleh keahlian masing-masing perusahaan.
“Kami berkolaborasi, yang dimiliki oleh INKA adalah membuat kendaraan berbasis listrik. PTBA memiliki keahlian sebagai operator tambang, ini bagaimana supaya bisa berhasil sehingga bisa kembangkan kendaraan tambang berbasis listrik,” ujar Budi.









Tinggalkan Balasan