, ,

Program OVOO Hadirkan Outlet LPG Subsidi Hinga Pelosok

Posted by

Jakarta, Petrominer – Pemekaran outlet LPG 3 kg melalui program One Village One Outlet (OVOO) yang dilakukan Pertamina saat ini telah mencapai 198.292 outlet. Seluruh outlet tersebut beroperasi di 5605 kecamatan dan 61.092 desa/kelurahan.

“Dengan jumlah penyebaran ini, maka hampir seluruh kecamatan dan desa/kelurahan di Indonesia yang menjadi target program, telah tersedia outlet LPG 3 kg,” ungkap CEO Commercial and Trading Subholding Pertamina, Alfian Nasution, Rabu (2/6).

Alfian menegaskan, Pertamina berkomitmen penuh untuk mendukung Pemerintah dalam rangka mengkonversi seluruh wilayah dari penggunaan minyak tanah ke LPG. Tidak hanya itu, Pertamina juga terus berupaya untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG subsidi rersebut.

“Pertamina terus melakukan pengembangan jaringan LPG 3 kg, agar outlet LPG 3 kg tersedia di setiap desa/kelurahan sehingga mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

Tidak hanya pemekaran outlet, untuk memastikan penyaluran LPG subsidi tepat sasaran, Pertamina melakukan pengawasan berkoordinasi dengan instansi terkait. Secara hukum pengawasan distribusi LPG subsidi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Migas dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat.

“Setiap tahun pelaksanaan penugasan LPG subsidi tersebut diaudit oleh BPK dan diverifikasi oleh Ditjen Migas,” jelas Alfian.

Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan 12 provinsi dan 154 pemerintah kabupaten/kota guna menggalakkan penggunaan LPG Non Subsidi bagi Aparat Sipil Negara (ASN) dan Non Usaha Mikro untuk memastikan subsidi tepat sasaran.

Upaya mendorong masyarakat menengah atas untuk menggunakan LPG Non Subsidi juga terus dilakukan Pertamina melalui berbagai program antara lain Pinky Movement, penukaran/Trade In tabung PSO ke NPSO, diskon Refill NPSO, Bundling Promo, hingga layanan antar LPG melalui Pertamina Delivery Service.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *