,

Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka IPA Konvensi 2016

Posted by

Jakarta, Petrominer — Indonesian Petroleum Association (IPA) akan menggelar Konvensi IPA ke-40 pada 25-27 Mei 2016 di di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Dalam konvensi tahun ini, IPA mengusung mengusung tema “Mengubah Paradigma di Indonesia – Penyediaan Energi di Realitas Baru” (Shifting Paradigms in Indonesia – Supplying Energy in the New Reality).

Pertemuan tahunan IPA yang rencananya dibuka Presiden Joko Widodo itu digelar dalam upaya mencari solusi bagi industri minyak dan gas Indonesia yang tengah menghadapi kondisi yang menantang seiring turunnya harga minyak mentah dunia.

“Persoalan-persoalan yang sedang dihadapi sektor migas saat ini akan dibahas dalam Konvensi Tahunan tersebut,” ujar Ketua Pelaksana Konvensi IPA ke-40, Marudut Manulang, dalam jumpa pers yang digelar, Jum’at (15/4).

Marudut Manulang menjelaskan, ada tiga sesi diskusi pleno yang akan digelar dalam acara ini. Sesi pleno pertama mengangkat tema Menyelamatkan Industri Migas Indonesia di Tengah Turunnya Harga Minyak (Surviving the Oil and Gas Industry in Indonesia under Current Oil Price).

Sesi pleno kedua akan membahas tema Reformasi Antar-Sektor sebagai Kunci Keberlanjutan Energi (Inter-Sectoral Reform Key to Energy Sustainability). Sementara sesi pleno ketiga akan mengusung tema Tata Kelola Gas dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (Gas Governance in Supporting the Acceleration of Indonesia Economic Development).

Rangkaian diskusi akan mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo sebagai pembicara kunci.

Selain sesi pleno, akan diadakan sesi khusus mengenai Migas sebagai Katalisator Pembangunan Daerah (Case Studies of Oil and Gas as Catalyst for Regional Development). Pun, akan digelar diskusi kelompok terarah (FGD) hingga pameran teknologi terbaru di bidang migas. Untuk FGD pada 20 April 2016 akan mengangkat tema Dampak Tersembunyi Harga Minyak Rendah terhadap Ketahanan Energi Nasional (Low Oil Price Environment, Its Unseen Impact to Indonesia Energy Security).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *