PLTMG MPP Timika Operasi, Listrik Papua Bertambah

0
1069
Gas engine PLTMG MPP Timika, Papua. Pembangkit listrik ini telah berhasil meraih Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk mesin pembangkitnya pada 5 Mei 2020 lalu.

Jakarta, Petrominer – Di tengah pandemi Covid-19, PT PLN (Persero) berhasil menambah pembangkit listrik baru di Papua. Tambahan ini terjadi menyusul beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Timika berkapasitas 10 megawatt (MW) di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa beroperasinya PLTMG Timika meningkatkan pasokan daya listrik di Mimika, dari sebelumnya 24,5 MW menjadi 34,5 MW.

“Selain untuk melistrik masyarakat dan mendorong tumbuhnya perekonomian, pembangkit ini awalnya direncanakan juga untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional yang sedianya digelar tahun 2020 namun diundur menjadi tahun 2021 akibat pandemi Covid-19. Namun sesuai komitmen, kami tetap menyelesaikan pembangunan pembangkit ini tepat waktu,” ujar Syamsul Huda, Rabu (8/7).

Sebelumnya, PLTMG Timika telah berhasil meraih Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk mesin pembangkitnya pada 5 Mei 2020 lalu. Pengerjaan pembangkit listrik ini memakan waktu sekitar 22 bulan, terhitung sejak bulan Juli 2018.

Menurut Syamsul Huda, PLN telah menyiapkan total 115 MW pasokan listrik baru untuk Provinsi Papua. Pasokan tersebut berasal dari sejumlah pembangkit, antara lain PLTMG MPP Timika (10 MW), PLTMG Jayapura Peaker (40 MW), PLTMG Biak 1 (15 MW), PLTMG Biak 2 (10 MW), PLTMG Merauke 1 (20 MW), dan PLTMG MPP Merauke 2 (20 MW).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here