Sidrap, Petrominer – PT PLN (Persero) mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di Sulawesi Selatan. BUMN ini juga menyakinkan para investor agar tidak ragu berinvestasi karena listrik surplus dan jaringan semakin andal.
Menurut Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, kondisi kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar) saat ini sangat berlimpah dengan daya mampu 1250 MW dan beban puncak mencapai +1050 MW. Dengan demikian, PLN masih memiliki cadangan daya + 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan.
“Oleh karena itu, PLN mengajak investor agar jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena listrik surplus dan jaringan semakin andal,” ujar Syamsul Huda ketika mengunjungi Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga (PLTB) Sidrap di Watang Pulu, Sindereng Rappang, Sulsel, Rabu (13/9).
Dia mendamping Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Kunjungan tersebut sekaligus memantau perkembangan pembangunan yang diproyeksikan akan selesai bulan Desember 2017 mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Syamsul Huda menunjukan rasa optimisme akan perkembangan sistem kelistrikan di Sulsel. “Kini ketersediaan listrik di Sulawesi Selatan sudah melimpah dengan hadirnya PLTB Sidrap, maka dari itu jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena PLN siap menyediakan pasokan listrik yang handal,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan kebanggaannya atas proyek PLTB karena 70 persen proyek ini buatan anak bangsa. Dia berharap dengan adanya pembangunan PLTB ini dapat meningkatkan perekonomian di Sulsel.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan satu pencapaian kunci proyek pembangunan PLTB Sidrap, yakni dua kapal internasional pengangkut komponen pembangkit tiba di Parepare pekan ini.
Kapal pertama membawa bilah kincir sepanjang 54 meter tiba dari Cina dan berlabuh di Pelabuhan Parepare, Senin (11/9). Kapal kedua yang akan datang pekan ini mengangkut sisa rumah turbin dan pusat baling-baling yang akan tiba dari Spanyol.
Setelah seluruh komponen turbin tiba di lokasi proyek PLTB, pihak pengembang (PT UPC Sidrap) akan memulai tahap pendirian turbin angin pada minggu ini.
PLTB Sidrap memiliki kapasitas 75 megawatt (MW) diproyeksikan mampu melistriki 70.000 pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Total akan terpasang 30 tiang di PLTB tersebut.
PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektar. Nantinya listrik yang dihasilkan seharga US$ 0,11 per kWh. Dengan adanya PLTB tersebut tentunya akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sehingga cadangan daya sistem Sulsel sebanyak 500 MW di tahun 2018.









Tinggalkan Balasan