,

PLN Siap Penuhi Kebutuhan Pelanggan di Kaltimra

Posted by

Balikpapan, Petrominer — PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra). Itu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan daerah dan kawasan industri.

Menurut Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Djoko R. Abumanan, kondisi kelistrikan Sistem Mahakam saat ini memiliki cadangan daya 90 MW, ditambah 2 unit PLTU Teluk Balikpapan yang beroperasi sebesar 110 MW sehingga cadangan total menjadi 200 MW.

“Cadangan daya ini kita gunakan untuk melayani daftar tunggu calon pelanggan,” jelas Djoko, Senin (8/5).

Dia meyakinkan para pihak bahwa PLN terus mengawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan untuk meningkatkan kualitas listrik khususnya Kaltim dan Kaltara.

“Pertumbuhan pelanggan 2017 di Kalimantan Timur dan Utara sebesar 12%. Angka ini meningkat 2 kali lipat dari tahun 2016 yang hanya 7.24%. Ini menunjukkan geliat pertumbuhan pelanggan di PLN Wilayah Kaltimra, sehingga PLN harus siap memenuhi ekspektasi pelanggan akan kebutuhan listrik,” ungkap Djoko.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi industri, PLN Wilayah Kaltimra telah bekerja sama dengan swasta menggunakan skema excess power untuk untuk pasokan listrik di kawasan industri Kariangau sebesar 2×15 MW dan Kawasan Industri Tanah Kuning Bulungan sebesar 2×7 MW.

PLN juga tengah menyusun MoU (Momerandum of Understanding) untuk pasokan listrik di kawasan industri Buluminung di PPU (Kabupaten Penajam Paser Utara) dan rencana pembangunan gardu induk untuk kawasan industri Maloy di Kabupaten Kutai Timur.

Di sisi lain, PLN juga mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di Kalimantan. Sedikitnya 9 kawasan di Kaltim dan Kaltara masuk dalam rencana pengembangan EBT, yakni Penajam, Loa Janan, Muara Bengkal, Talisayan, Tabalar, Tanjung Redeb hingga Malinau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *