Penerangan jalan Moh. Yamin, Palu, Sulawesi Tengah.

Palu, Petrominer – PT PLN (Persero) berhasil mengalirkan listrik dari PLTA Poso melalui Gardu Induk Silae, Rabu (3/10). Dengan begitu, untuk kota Palu, PLN memiliki daya mampu pasok listrik yang mencapai 26 megawatt (MW).

Namun sehubungan dengan parahnya kerusakan jaringan listrik yang terhubungan langsung ke rumah pelanggan, PLN belum memenuhi secara keseluruhan mengalirkan listrik ke semua pelanggan. Sebelumnya, dalam masa pemulihan paska gempa, pasokan listrik kota Palu hanya berasal dari PLTD Silae kapasitas 3,9 Megawatt (MW).

Menurut Direktur PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, selama ini pasokan listrik ke Palu sudah melalui jaringan interkoneksi Sulawesi Tengah. Dengan sumber pembangkit berasal dari PLTA Poso, PLTD Silae, dan PLTU Palu.

“Goncangan gempa bumi pada jumat lalu telah mengakibatkan terhentinya operasional sejumlah pembangkit dan kerusakan jaringan dan gardu induk,” ujar Syamsul Huda, Kamis (4/10).

Setelah melakukan perbaikan jaringan transmisi 150 kV, PLN berhasil mengoperasikan GI Silae kapasitas 60 MVA untuk menyalurkan listrik dari PLTA Poso melalui GI Sidera. Hingga saat ini, sudah ada lima Gardu Induk yang bertegangan yaitu GI Sidera, GI Tipo, GI Pasangkayu, GI Tentena dan GI Poso.

Daerah yang sudah teraliri listrik PLN mencakup Rumah Sakit Undata, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Wirabuana, Rumah Sakit Anatapura, Rumah Sakit Budi Agung, Rumah Sakit Balai Keselamatan, Palang Merah Indonesia Palu, BTS Telkomsel, Repeater Polda, Radio Republik Indonesia Palu, BTS Telkomsel Tanjung Satu, SPBU Kartini, SPBU Sisingamangaraja, gedung BMKG, Jalan Trans Sulawesi, Bank Indonesia Palu, Polda Palu, Kantor Gubernur Sulteng, Kantor Walikota Palu, Rumah Jabatan Gubernur, Rumah Jabatan Sekretaris Daerah, Korem Tadulako, Yonif 711, Kejaksaan Tinggi Sulteng, daerah Tatangga, Palu Barat, Kelurahan Silae, tempat pengungsian Perumahan Taman Ria, tempat pengungsian Donggala Kodi, Desa Balaroa.

Seiring dengan tambahan pasokan listrik dari PLTA Poso ke Palu, tim gabungan PLN hari ini Kamis menambah jumlah perbaikan penyulang distribusi 20 kilo Volt (kV) sebanyak 5 penyulang. Sehari sebelumnya, PLN sudah mengaliri listrik ke 14 penyulang. Jadi total per hari ini sebanyak 19 penyulang sudah dipulihkan dari 45 yang memasok kota Palu.

Selain itu sebagai dukungan awal menggerakkan perekonomian Kota Palu, PLN telah mengaliri listrik di sejumlah perbankan dan sekolahan. Dan pada hari ini, Bank Indonesia sudah bertransaksi.

Begitu pula jalan-jalan yang menjadi pusat perekonomian di Palu seperti jalan Gadjahmada, Hasanudin, Emy Saelan, Basuki Rahman, dan I gusti Ngurah Rai sudah dialiri listrik, namun PLN masih belum dapat mengaliri listrik di Jalan Imam Bonjol dan Dewi Sartika karena kondisi infrastruktur disana saat ini mengalami kerusakan yang parah.

Meski ditengah kondisi terjadinya gempa susulan, tim PLN terus menerus melakukan pebaikan dan pemulihan sistem kelistrikan tidak hanya di Palu namun juga Donggala. PLN juga menambah 5 genset di Donggala sehingga total genset yang beroperasi yaitu sejumlah 36 yang tersebar di beberapa titik di Donggala. PLN pun sudah menerjunkan tim untuk memulihkan listrik disana

“Kami yakin dengan upaya-upaya yang terus kami lakukan, listrik Palu akan kembali normal sepenuhnya,” papar Syamsul Huda.

Posko PMI di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here