Flores Timur, Petrominer – PLN berhasil memulihkan 92 persen kelistrikan di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Daerah ini merupakan wilayah paling terdampak pasca diterjang Badai Siklon Seroja pada Senin (5/4) lalu. Kini, sebanyak 116 dari 125 gardu distribusi telah berhasil dipulihkan dan 24.352 pelanggan dapat menikmati listrik kembali.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah, NTT Agustinus Jatmiko, menjelaskan bahwa untuk memperbaiki listrik di Adonara, para petugas PLN harus menembus akses yang sebelumnya tertutup longsor di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado, Adonara. PLN mengerahkan 71 personil.
“Tim PLN harus melewati akses jalan yang ekstrem dan rusak berupa tanah berlumpur serta rawan longsor akibat banjir bandang dan tanah longsor. Sebanyak 71 Personil telah melakukan pemulihan. Saat ini, dari 26.274 pelanggan yang terdampak di Adonara, sebanyak 24.352 pelanggan telah menyala kembali,” ungkap Jatmiko, Selasa (13/4).
Menurutnya, dari 105 desa di Pulau Adonara yang terdampak, 98 desa telah berhasil dipulihkan dan listriknya sudah kembali menyala.
“Untuk memulihkan kelistrikan di Desa Oyang Barang Kecamatan Wotan Ulumado, PLN harus mengangkut material kelistrikan menggunakan motor trail dan mobil berpenggerak 4 roda yang ditempuh dengan memutari Pulau adonara selama kurang lebih 2 jam. Di beberapa titik pun material harus dipanggul atau diangkat secara manual oleh petugas,” jelas Jatmiko.
Saat ini, PLN terus berupaya memulihkan jaringan kelistrikan yang terdampak badai siklon Seroja di NTT. Tercatat hingga Selasa (13/4) pukul 12.00 Wita di seluruh NTT, PLN telah berhasil memulihkan 2.006 gardu yang terdampak, sehingga sebanyak 333.692 pelanggan dapat menikmati listrik kembali.









Tinggalkan Balasan