PLN melayani PT Kereta Api Indonesia Commuter untuk operasional KRL Jogja–Solo dengan daya 44.320 kiloVolt Ampere (kVA).

Yogyakarta, Petrominer – PLN memenuhi kebutuhan listrik untuk operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja–Solo. Hal ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung penggunaan energi yang ramah lingkungan sekaligus mendukung infrastruktur strategis dan fasilitas umum yang melayani masyarakat.

Beroperasinya KRL Jogja-Solo berbasis energi listrik ini menggantikan operasional Kereta Api terdahulu, yaitu Prambanan Ekspres atau Prameks. KRL Jogja–Solo diharapkan dapat mendukung pariwisata dengan transportasi umum massal yang lebih ramah lingkungan.

“Ini merupakan komitmen PLN untuk terus mendukung penggunaan energi bersih. Dengan peralihan dari diesel ke energi listrik, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih green,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi, Kamis (18/2).

PLN melayani PT Kereta Api Indonesia Commuter untuk operasional KRL Jogja–Solo dengan daya 44.320 kiloVolt Ampere (kVA). Pasokan listrik tersebut digunakan untuk kebutuhan listrik traksi KRL Jogja–Solo dengan jarak kurang lebih 60 kilometer. KRL tersebut melintasi Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan.

Dikutip dari situs web KAI Commuter, KRL Jogja–Solo memiliki 20 perjalanan yang setiap harinya. Waktu tempuh perjalanan KRL ini rata-rata sekitar 68 menit. Ini lebih cepat waktunya dibandingkan perjalanan KA Prameks yang memiliki waktu tempuh rata-rata 75 menit dengan pemberhentian di 7 stasiun.

Dari segi kapasitas, setiap perjalanan KRL lebih banyak dalam melayani penggunanya. Dengan jumlah 4 kereta di setiap satu rangkaian kereta, KRL pada masa normal dapat melayani 1.600 orang dalam satu kali perjalanan, namun dalam masa pandemi ini KAI Commuter mengatur kapasitas pengguna sebanyak 74 orang per kereta. Kecepatan maksimal perjalanan KRL ini bisa mencapai 90 km/jam, sedangkan kecepatan maksimal perjalanan KA Prameks 78-80 km/jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here