Baubau, Petrominer — Satu lagi pembangkit listrik bertenaga mesin gas dalam Program 35.000 MW mulai dibangun oleh PT PLN (Persero). Ditandai dengan peletakkan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baubau berkapasitas 30 Mega Watt (MW) di Kolese, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (6/6).
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara PLN Machnizon Masri, Walikota, Kepala Polisi Resor (Kapolres), Komandan Distrik Militer (Dandim) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Baubau.
Pembangkit listrik ini ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2018 mendatang. PLTMG merupakan solusi cepat untuk daerah yang tengah dilanda krisis kelistrikan, karena pembangunannya lebih cepat dibandingkan pembangkit lain, yakni hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 bulan.
“Pembangkit ini nantinya akan melistriki sistem kelistrikan Baubau, yang meliputi Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna dan Muna Barat,” ujar Machnizon.
Dia berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat agar pembangunan dapat berjalan sesuai target. Dengan begitu, bisa segera mengalir dan memberikan manfaat kepada masyarakat Baubau dan Raha. Dengan adanya PLTMG, kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Baubau dapat meningkat serta mengundang lebih banyak investasi.
Saat ini, Kota Baubau memiliki kapasitas pembangkit terpasang sebesar 36,49 MW dengan beban puncak sebesar 23,48 MW dan jumlah pelanggan mencapai 152.198 pelanggan. Rasio elektrifikasi Sulawesi Tenggara saat ini mencapai 85,86%. Dengan masuknya PLTMG Baubau, akan semakin menambah cadangan daya pada sistem kelistrikan Baubau.









Tinggalkan Balasan