Jakarta, Petrominer – Untuk mengamankan listrik lokasi Observasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Cina, PT PLN (Persero) memasang genset dan instalasi kelistrikan di lokasi ring satu kawasan observasi yang terletak di Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau.

Kelistrikan Natuna disuplai dengan dua pembangkit, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Ranai dan PLTD Pian Tengah dengan total daya mampu mencapai 9 Megawatt (MW). Sementara beban listrik di Natuna sebesar 6 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 3 MW. Tambahan genset merupakan back up untuk menjamin pasokan kelistrikan selama proses observasi terhadap 238 WNI tersebut.

“Pasokan daya listrik di Natuna dalam kondisi cukup. Genset ini back up saja supaya lebih aman,” tutur Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, Rabu (5/2).

Menurut Made, selama proses observasi dilakukan, PLN juga menyiagakan petugas untuk mengecek secara rutin pasokan listrik di lokasi observasi. Kehadiran tim PLN adalah untuk memastikan semua kelistrikan dilokasi observasi dalam keadaan andal dan aman.

Dalam pelaksanaan pemasangan genset di lokasi observasi, tim PLN mengikuti Standard Opertional Procedure (SOP) yang ditetapkan. Tim PLN mengenakan pakaian khusus layaknya pakaian yang dikenakan tim observasi.

“Tim kami juga menggunakan pakaian khusus saat memasang genset dan merombak instalasi di lokasi ring satu. Semua sudah standar kesehatan. Baju itu juga hanya dipakai sehari saja,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here