General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad (ketiga dari kanan), saat mendampingi Direktur PLN Regional Jawa Bagian Barat, Heryanto WS (kanan), mengunjungi Pusat Pengaturan Distribusi Listrik Wilayah Jakarta dan sekitarnya, Minggu (31/12). (Petrominer/Sony)

Jakarta, Petrominer – Menjelang pergantian tahun 2018, PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) komitmen tetap menjaga kontinuitas pasokan daya listrik di wilayah Jakarta secara optimal. Terutama penyediaan listrik saat malam pergantian tahun.

Sebelumnya, PLN Disjaya telah berhasil mengamankan pasokan listrik saat Natal lalu, sehingga umat Nasrani bisa menjalankan Ibadah dan Perayaan Natal dengan aman dan nyaman.

“Kami menyiagakan personil dan beberapa peralatan pendukung yang tersebar di 30 posko di lingkup PLN Disjaya dan terutama pada instalasi PLN yang memasok beberapa tempat perayaan Tahun Baru 2018,” ujar General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad, Minggu (31/12).

Ikhsan menjelaskan, piket siaga dilakukan dalam 3 shift selama 24 jam untuk berjaga-jaga jika terjadi gangguan listrik. PLN juga sudah mulai melakukan inspeksi dan pemeliharaan rutin untuk memastikan instalasi tetap andal, serta membuat prosedur tetap pengamanan pasokan tenaga listrik.

Menurutnya, daerah-daerah yang menjadi pantauan khusus saat Tahun Baru yaitu Dunia Fantasi Ancol, Pasar Seni Ancol, Sirkuit Ancol, Hotel Horison, Gelanggang Renang Ancol, PRJ Kemayoran Jakarta, Taman Monumen Nasional (Monas) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selama masa siaga Tahun Baru, jelas Ikhsan, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan tenaga listrik.

Malahan, PLN Disjaya melakukan penguatan khusus dengan mempersiapkan 1 unit UPS Mobile 300KVA, 7 unit Mobil Deteksi, 8 mobil Unit Gardu Bergerak (UGB), 2 mobil Unit Kabel Bergerak (UKB), 10 mobil Unit Diesel Bergerak (UDB), 16 unit Powerbank, dan 4 unit mobil Crane.

“Personil dan peralatan pendukung selalu standby dan memastikan bahwa pasokan jaringan listrik tidak mengalami gangguan sedikitpun dan apabila terjadi gangguan memastikan percepatan pemulihan pasokan listrik guna kelancaran acara yang diselenggarakan,” paparnya.

General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad (kanan), saat mendampingi Direktur PLN Regional Jawa Bagian Barat, Heryanto WS, mengunjungi Pusat Pengaturan Distribusi Listrik Wilayah Jakarta dan sekitarnya, Minggu (31/12). (Petrominer/Sony)

Berdasarkan trend beban puncak, PLN Disjaya memprediksikan kondisi beban puncak tanggal 31 Desember 2017 pada siang hari mencapai 3.551 MW, sementara pada malam perayaan pergantian Tahun diprediksi turun hingga 2.890 MW. Sedangkan kondisi beban puncak pada Tahun Baru 2018 terjadi pada malam hari pukul 20.00 WIB yaitu sebesar 3.274 MW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here