PJB Sabet Tiga Penghargaan di Asian Power Awartds 2017

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) terus meningkatkan performanya melalui beberapa prestasi, salah satunya di Asian Power Awards 2017. Dalam ajang pemberian penghargaan bergensi untuk perusahaan pembangkit di Asia ini, anak usaha PT PLN (Persero) tersebut sukses memboyong tiga penghargaan sekaligus.

Penyelenggaraan Asian Power Awards tahun ini merupakan tahun ke-13. Malam anugerah penghargaan tersebut digelar di Conrad Hotel, Bangkok, Thailand, Jum’at (22/9).

Pada tahun-tahun sebelumnya, Asian Power Awards telah menyematkan gelar juara kepada beberapa perusahaan yang memiliki reputasi baik dalam skala global, seperti General Electric, Cypark Resources Berhad, Korean South-East Power, dan Aggreko. Asian Power Awards menjadikan para penerima penghargaan sebagai salah satu tolak ukur atau game-changers yang memiliki pengaruh besar di sektor pembangkitan baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Sebagai salah satu perwakilan dari Indonesia, PJB sukses memboyong tiga penghargaan sekaligus, yaitu Power Utility of The Year, Environmental Upgrade of The Year, dan Fast-Track Power Plant of The Year.

“Untuk pertama kalinya, PJB mengikutsertakan terobosan-terobosan inovasi yang dihasilkan oleh para insan PJB. Ini memberikan hasil yang manis, sekaligus mengukuhkan eksistensi inovasi dalam negeri yang mampu bersaing dengan kompetitor lainnya dari seluruh perusahaan-perusahaan ternama di Asia,” ujar Direktur Operasi-1 PJB, Sugiyanto, seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Petrominer, Sabtu (23/9).

Menurut Sugiyanto, penghargaan ini menunjukkan keunggulan PJB dalam mengelola budaya inovasi yang ada di Perusahaan. Hasil ini juga menjadi bukti dari aksi korporat untuk menggalakkan kreatifitas dari para insan PJB yang tidak hanya memiliki dampak positif bagia perusahaan tetapi juga stakeholders sekitar.

Dengan kemenangan yang diraih oleh PJB ini, bukan hanya menjadi keberhasilan Perusahaan semata tetapi menjadi keberhasilan Indonesia untuk memperkenalkan hasil karya anak negeri di mata internasional. Besar harapan PJB agar kemenangan ini memacu semangat anak negeri lainnya untuk terus berinovasi, terutama di sektor pembangkitan demi tercapainya hal-hal positif yang dapat meningkatkan kualitas pembangkit di Indonesia.

Selain dinobatkan sebagai Power Utility of The Year, PJB juga menyabet penghargaan dari kategori Environmental Upgrade of The Year dengan judul karya inovasi Penanggulangan Penyebaran Eceng Gondok Berbasis Pemanfaatan Energi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Waduk Cirata.

Inovasi ini merupakan karya yang dihasilkan oleh insan PJB dari Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) yakni Munawir, Faris Al Rasyid, dan Haris Pradipta Putra.

PJB juga mendapatkan peringkat Bronze dalam kategori Fast-Track Power Plant of The Year, dengan judul karya Proses Pembelajaran Akeselerasi Bidang Operasi di Unit Pembangkit Paiton oleh insan PJB dari Unit Pembangkit Paiton yakni Sunarto, I Komang Gede Suardika, dan I Wayan Sukerta.

Kedua karya inovasi dari PJB memang memiliki keunggulan masing-masing yang berhasil mencuri perhatian para dewan juri Asian Power Awards. Contohnya, untuk inovasi dari BPWC, Munawir bersama dengan kedua rekan timnya membuat terobosan dalam meningkatkan kualitas air di Waduk Cirata yang turun akibat penyebaran eceng gondok melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Pemberdayaan masyarakat ini tidak hanya memberikan peningkatan kualitas air di Waduk Cirata dan menghemat biaya pemeliharaan, tetapi turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui beragam program pemberdayaan yang dilakukan.

Dewan Juri Asian Power Awards juga mengapresiasi karya dari UP Paiton, di mana Sunarto beserta kedua rekannya mengkombinasikan permasalahan riil sebagai objek belajar, mengacu pada pengetahuan yang relevan serta berorientasi pemecahan masalah. Inovasi ini juga menunjukkan hasil memuaskan dimana terdapat progres peningkatan yang cukup dinamis dalam kompetensi pengoperasian pembangkitan sebanyak 75%, serta berdampak pada kesiapan organisasi fungsi produksi di Unit Pembangkitan Paiton.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *