Jakarta, Petrominer – Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan melalui anak usahanya komitmen untuk berkontribusi pada program pemerintah dalam menangani wabah Covid-19. PGN tetap mengoptimalkan anggaran biaya untuk penanganan pandemi ini meski perlambatan ekonomi global memberi dampak signifikan pada keuangannya.
Direktur Umum dan SDM PGN, Desima Siahaan, mengungkapkan bahwa selama masa darurat Covid-19, PGN telah menyalurkan bantuan secara keseluruhan senilai Rp 3,7 miliar. Bantuan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, salah satunya pembagian sarana dan prasarana kesehatan dalam rangka penanganan virus tersebut.
“Sejak Wisma Atlet Kemayoran diputuskan menjadi RS Darurat Covid-19, PGN berinisiatif menyalurkan bantuan GasLink untuk dapur umum di sana. Pada rencana awal, penyaluran gas diberikan secara gratis untuk pemakaian selama tiga bulan,” ujar Desima, Rabu (22/4)
Tidak hanya itu, PGN juga memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para tenaga medis yang bertugas dengan intensitas tinggi dalam menangani pasien Covid-19. Dalam tugasnya itu, para tenaga medis sangat membutuhkan APD yang memadai.
Dengan keadaan darurat saat ini, PGN berkontribusi dalam bantuan pembelian alat tes Covid-19 untuk 10 rumah sakit di 10 provinsi melalui Yayasan BHUN. Kemudian, sebanyak 230 set APD reusable coverall untuk tenaga medis sejumlah rumah sakit di DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Medan, dan Palembang.
Menurut Desima, anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), juga turut berkontribusi langsung. Gagas membagikan hand sanitizer, masker, serta sarung tangan medis dan penyemprotan disinfektan di SPBG, MRU dan Wilayah Jaringan Gas Rumah Tangga PGN.
Sementara PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan perlengkapan 500 set APD bagi Tenaga Medis di Klinik dan RS Pertamina. Kemudian Nusantara Regas melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa pulau di Kepulauan Seribu, memberikan APD bagi tenaga medis di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara, RS Pertamina dan sejumlah klinik.
Sementara, PT SAKA Energi membagikan 250 set APD disposable coverall bagi tenaga medis di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dan RSUD Ibnu Sina, Gresik, Jawa Timur.
“Terbaru, PGN menyalurkan bantuan paket makanan bergizi untuk para tenaga medis yang bertugas di RSU Adhyaksa, Jakarta Timur. Load kerja mereka yang tinggi, menggerakkan kami untuk memberikan bantuan makanan sehat supaya asupan nutrisi dan stamina mereka tetap terjaga,” ungkap Desima.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, menjelaskan bahwa pembagian bantuan tersebut dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, bantuan diberikan bulan Maret 2020 lalu berupa masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, penyemprotan disinfektan di SPBG-SPBG dan pelanggan jargas, sarana cuci tangan untuk warga Penjaringan, Jakarta Utara, serta sarung tangan medis dan APD untuk beberapa rumah sakit.
Dengan menggandeng relawan Rumah Zakat Indonesia (RZ), PGN menyalurkan bantuan APD di luar Jabodetabek supaya bantuan bisa sampai dengan cepat dan tepat sasaran. PGN juga memberikan bantuan 8.500 masker dan 250 liter cairan disinfektan kepada PMI, selaku organisasi kesehatan dan sosial di Indonesia yang juga aktif menangani Covid-19.
Menurut Rachmat, di masa pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir, PGN telah menyiapkan anggaran dan sejumlah strategi untuk mengawal Pemerintah dalam menangani penyebaran virus ini. Di sisi lain, PGN optimis bahwa Covid-19 akan segara berlalu sehingga seluruh sektor masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
“Dengan demikian, PGN senantiasa akan bangkit kembali untuk memberikan pelayanan pemanfaatan gas bumi yang optimal untuk masyarakat,” tegasnya.








Tinggalkan Balasan