Surabaya, Petrominer – Beragam upaya dilakukan Pemerintah guna menanggulangi pandemi Covid-19, satu diantaranya mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen. Transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19, sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan pasien yang terinfeksi virus tersebut.
Para pekerja PT Pertamina (Persero) pun menindaklanjuti dalam kegiatan kegiatan Donor Plasma Konvalesen yang diadakan, Kamis (28/1) dan Jum’at (29/1). Ini sebagai bentuk kepedulian sosial para Perwira (sapaan khas bagi pekerja) Pertamina terhadap sesama, terutama di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda di Tanah Air.
Pertamina Marketing Region Jatimbalinus menggelar kegiatan Donor Plasma Konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia, Jl. Embong Ploso, Surabaya. Kegiatan serupa juga digelar Pertamina Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Medan.
Syarat menjadi pendonor plasma konvalesen diutamakan laki-laki atau perempuan (yang belum pernah hamil), berusia 18 sampai dengan 60 tahun dan berat badan minimal 55 kilogram. Pendonor dalam kondisi sehat dan bebas dari virus, parasit atau pantogen lain berpotensi bisa ditransmisikan melalui darah. Penyintas Covid-19 ini telah dinyatakan sembuh minimal dua minggu dan maksimal tiga bulan.
Menurut Area Manager Medical Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, dr. Siti Arum Alia, aksi sosial donor plasma konvalesen merupakan peran serta dari Pertamina Region Jatimbalinus dalam menyukseskan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang dicanangkan oleh Pemerintah pada 18 Januari 2021 lalu.
“Transfusi Plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi bagi pasien Covid-19 sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian dari Covid-19. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan solidaritas yang tinggi dari Perwira Pertamina Penyintas Covid-19 untuk membantu sesama,” ujar dr. Arum.
Kegiatan donor plasma konvalesen ini merupakan inisiasi oleh Fungsi Medical Pertamina Marketing Region Jatimbalinus yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia di Surabaya. Dalam kegiatan donor darah kali ini, ditargetkan sebanyak 35 pendonor plasma yang berpartisipasi.
Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang selalu diperingati setiap tahunnya pada tanggal 12 Januari.
“Kegiatan donor darah merupakan kegiatan yang kita lakukan secara rutin sedangkan kegiatan donor plasma konvalensen bagi penyintas Covid-19 ini baru pertama kali. Hal ini dilakukan supaya penyintas (pasien sembuh) menjadi pendonor plasma konvalesen agar semakin banyak pasien Covid-19 yang dapat dibantu,” ujar Executive General Manager Regional Sumbagut (Sumatera bagian Utara), Herra Indra W.
Herra menjelaskan, plasma konvalesen sangat dibutuhkan bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat. Kegiatan donor plasma konvalesen ini digelar selama dua hari pada Kamis (28/1) dan Jumat (29/1) dengan protokol kesehatan yang ketat.








Tinggalkan Balasan