Selama masa Satgas, Pertamina Group akan siaga 24 jam guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.Corsec Pertamina, Arya Dwi Paramita.Corsec Pertamina, Arya Dwi Paramita.Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron (tengah).Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen.Di sektor hulu, melalui PT Pertamina Hulu Energi, Pertamina berupaya menjaga laju produksi. Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen.Pada Januari hingga Maret 2026, tingkat lifting mencapai 386 ribu barel minyak per hari (MBOPD). Di sektor gas, Subholding Gas Pertamina terus memastikan keandalan pasokan gas untuk 818 ribu pelanggan jaringan gas rumah tangga yang tersebar di 8 provinsi di Indonesia.Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.Selama masa Satgas, Pertamina Group akan siaga 24 jam guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.
Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) memaparkan kesiapannya dalam menjaga pasokan energi pada momen Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026. Selama masa Satgas, Pertamina Group akan siaga 24 jam guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.
“Pertamina telah meningkatkan pasokan stok energi (build-up stock) untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi pada periode Ramadan dan Idulfitri, terutama arus pulang dan arus balik,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, pada Press Conference Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Group di Jakarta, Selasa (3/3).
Pertamina memprediksi puncak arus pergi terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 14 – 15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18 – 19 Maret 2026. Begitu juga dengan arus balik yang diperkirakan terjadi dalam dua tahap, yaitu 24 – 25 Maret 2026 dan 28 – 29 Maret 2026.
Tinggalkan Balasan