, ,

Pertamina Mulai Produksi BBM dan Pelumas Khusus Racing

Posted by

Jakarta, Petrominer – Mengambil momentum akbar gelaran internasional Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika Circuit, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sukses memproduksi bahan bakar minyak dan bahan dasar pelumas yang memenuhi kualitas BBM dan Pelumas Racing berstandar Internasional. Kedua produk tersebut telah lolos uji coba tahap awal untuk pengujian karakteristik dengan beberapa parameter yang telah ditetapkan.

Corporate Secretary KPI, Ifki Sukarya, menjelaskan pengujian tersebut dilakukan oleh Lemigas (laboratorium penguji bahan bakar dan pelumas independen bertaraf Internasional) pada kendaraan jenis 650 CC dan 250 CC. Hasilnya menunjukkan parameter utama BBM Racing yang diproduksi KPI telah sesuai dengan standar FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) untuk Kategori 1 (MotoGP, Moto2, dan Moto3).

“Hasil pengujian diantaranya menunjukkan bahwa BBM Racing produksi Pertamina memiliki Research Octane Number tinggi (RON 100 dan MON 90). Hal ini memastikan bahan bakar dapat beroperasi pada mesin balap yang berkompresi tinggi,” ungkap Ifki, Senin (21/3).

Parameter lain, jelasnya, adalah Existent Gum yang sangat rendah, sehingga memiliki ketahanan oksidasi yang baik pada operasi mesin motor balap yang bertemperatur tinggi. BBM Racing Pertamina juga terbukti memiliki kandungan Sulfur yang rendah sebesar kurang dari 1,0 mg per kg yang memastikan tingkat emisi ramah lingkungan serta memenuhi standar terbaik Internasional.

Lebih lanjut, Ifki mengungkapkan bahwa kualitas pelumas khusus racing dengan base oil produksi KPI yang diuji memiliki karakteristik setara dibandingkan pelumas khusus racing dengan base oil full sintetik yang saat ini 100 persen masih diimpor.

“Produksi base oil setara kualitas full sintetik oleh KPI ini memberikan opsi harga base oil yang lebih terjangkau dan kompetitif bagi produsen pelumas khusus racing selain juga berpotensi menghemat devisa,” tegasnya

Selain Uji Karakteristik, BBM dan Pelumas Racing Pertamina tersebut juga telah melewati Uji Kinerja. Dalam pengujian kinerja digunakan metode Chassis Dynamometer yang menunjukkan penggunaan bahan bakar dan pelumas khusus racing yang menggunakan base oil produksi KPI menunjukkan daya dan torsi maksimal yang cukup tinggi. Selain itu, pengujian juga menunjukkan AFR (Air Fuel Ratio) dibutuhkan berada pada rentang AFR optimum (12,5 – 13,0) sehingga efisiensi bahan bakar sangat optimal.

“Hasil pengujian LEMIGAS menunjukkan Pelumas Racing yang menggunakan base oil produksi KPI memenuhi standar yang ditetapkan dalam spesifikasi SNI JASO 7069.2 untuk unjuk kinerja API SN/JASO MA2 dengan SAE 10W-50,” jelas Ifki.

KPI mentargetkan BBM dan Pelumas Khusus Racing yang menggunakan base oil produksi KPI akan siap digunakan pada Balapan Moto GP Mandalika 2023. Untuk itu dalam waktu dekat akan dilakukan sertifikasi resmi oleh laboratorium yang ditunjuk oleh FIM serta uji endurance di sirkuit resmi untuk memastikan kinerja tetap optimal dalam simulasi balapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *