PLN mulai memasok listrik ke Tanjung Field yang dioperasikan PT Pertamina EP Asset 5 di Tabalong, Kalimantan Selatan.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field telah sah menjadi pelanggan pertama di luar Jawa-Bali yang menggunakan produk layanan Super Ultima dari PT PLN (Persero). Pasokan listrik berkualitas tersebut akan mendukung produksi minyak dan gas bumi (migas).

PLN akan memasok daya listrik sebesar 10.380 kilo Volt Ampere (kVA) atau setara 10.380.000 Volt Ampere (VA) ke lapangan migas ini, yang berlokasi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Sebelumnya, kebutuhan listrik dalam operasional Tanjung Field berasal dari captive power (pembangkit sendiri) dengan menggunakan Gas Turbine Generator (GTS).

“Pertamina EP Tanjung Field adalah Pelanggan pertama kami yang menggunakan layanan Super Ultima. Kami berterima kasih sekali atas kepercayaan Pertamina terhadap layanan kami,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Sudirman, Jum’at (10/7).

Layanan produk premium merupakan inovasi produk dari PLN dalam menjawab tantangan penyedian suplai listrik dengan kualitas terbaik untuk menciptakan produktivitas usaha dan mendorong pertumbuhan dunia bisnis. Sementara layanan Super Ultima merupakan perpaduan antara produk layanan premium yang dikombinasikan dengan perangkat khusus yang dinamakan Diesel Rotary Uninteruptible Power Supply (DRUPS).

Sudirman menjelaskan, dengan layanan Super Ultima, PLN menjamin pelanggan akan merasakan risiko paling kecil apabila suplai listrik terganggu. Bahkan, PLN menjamin jika ada gangguan pada sistem kelistrikan, Pelanggan Super Ultima tidak akan mengalami gangguan tegangan ataupun terjadi pemadaman.

“Super Ultima ini merupakan inovasi produk layanan kelistrkan unggulan kami dengan kualitas yang lebih menjanjikan. Berbeda dengan layanan premium, pada Super Ultima ini kami menambahkan alat khusus yang bernama DRUPS. Alat ini akan bekerja sebagai pengaman dan cadangan daya utama jika terjadi gangguan sistem listrik dalam skala besar,” ungkapnya.

Selain lebih andal, dengan menggunakan listrik PLN, Pertamina EP dapat melakukan penghematan dari biaya pokok pembangkitan listrik yang mencapai Rp 12 miliar per bulan dan dapat meningkat hingga Rp 170 miliar per tahun.

Di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sampai tahun 2020 ini, sudah ada 128 perusahaan yang memanfaatkan layanan premium PLN. Selain atas alasan suplai listrik yang lebih andal, para pelaku usaha dan bisnis yang menggunakan layanan premium PLN dapat menghemat biaya operasional perusahaan karena listrik PLN yang lebih murah dan bebas dari beban biaya maintenance.

Menurut Sudirman, dengan ketersediaan cadangan daya listrik lebih dari 300 megawatt (MW) dan sistem kelistrikan Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Timur yang sudah terhubung menjadi sistem kelistrikan yang besar, PLN siap melayani kebutuhan listrik para pelaku usaha dan bisnis yang ingin berinvestasi di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Melihat ketersediaan listrik yang melimpah dan andal, terlebih dengan adanya produk layanan Super Ultima, kami siap melayani dan menyediakan kualitas listrik terbaik untuk investor,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here